About

Rabu, 07 Januari 2026

Pendidikan Pancasila, PAK dan Bahasa Indonesia

 Welcome to Grade 2B

Nama Guru                 : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan     : SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

Kelas / Semester         : 2B / 1

Hari, Tanggal              : Rabu, 7 Januari 2026


Hello, Kids! 

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                      

Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

Baik, kita lanjutkan pembelajaran hari ini ya anak anak sholih sholihah dan ayo dipelajari materinya..

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Murid  mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan/atau orangdewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Murid  mampu mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi. Murid  mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar; dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri, keluarga, dan/atau lingkungan.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali makna dari instruksi lisan sederhana terkait kegiatan sehari-hari.
  2. Murid dapat memberi tanggapan terhadap instruksi yang diberikan (mengulang atau mengonfirmasi kembali).
  3. Murid dapat mengikuti instruksi lisan dua langkah terkait kegiatan di rumah atau sekolah.

 

📌 Materi PAK
SIKAP KERJA KERAS






  1. Pengertian Kerja Keras
    Kerja keras adalah usaha sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Kita tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

  2. Contoh Sikap Kerja Keras di Sekolah

    • Mengerjakan tugas sampai selesai.

    • Belajar terus sampai bisa, meskipun awalnya sulit.

    • Berlatih membaca, menulis, atau berhitung setiap hari.

    • Tidak menyontek saat ulangan.

  3. Contoh Sikap Kerja Keras di Rumah

    • Membantu orang tua dengan sungguh-sungguh.

    • Menyapu atau merapikan kamar sampai bersih.

    • Belajar mandiri tanpa disuruh.

  4. Mengapa Kita Harus Kerja Keras?

    • Agar bisa mencapai cita-cita.

    • Agar menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.

    • Agar orang lain percaya kepada kita.

    • Agar menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah.

  5. Ciri-ciri Anak yang Kerja Keras

    • Tidak mudah menyerah.

    • Mau mencoba lagi saat gagal.

    • Rajin berlatih dan belajar.

    • Selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud dengan kerja keras?

  2. Tuliskan dua contoh kerja keras di sekolah!

  3. Tuliskan satu contoh kerja keras di rumah!

  4. Mengapa kita harus kerja keras?




📌 Materi Pendidikan Pancasila:

IDENTITAS DIRI

  
“Apa saja yang membuat setiap anak berbeda?”



·      A. Pengertian Identitas Diri

Identitas diri adalah keterangan tentang diri kita yang membuat kita dapat dikenali dan dibedakan dari orang lain. Setiap anak memiliki identitas yang unik dan beragam.


B. Unsur-Unsur Identitas Diri Sederhana

Unsur identitas diri yang mudah dipahami siswa SD antara lain:

  1. Nama lengkap. Contoh: Nama saya Andi Pratama
  2. Nama panggilan. Contoh: Saya dipanggil Andi
  3. Jenis kelamin. Laki-laki / Perempuan
  4. Usia. Contoh: Umur saya 7 tahun
  5. Tempat dan tanggal lahir (opsional, sesuai kemampuan siswa). Contoh: Saya lahir di Bandung
  6. Alamat atau tempat tinggal. Contoh: Saya tinggal di Desa Sukamaju
  7. Hobi atau kesukaan. Contoh: Hobi saya menggambar dan bermain bola
  8. Cita-cita. Contoh: Saya ingin menjadi guru
  9. Bahasa sehari-hari. Contoh: Saya berbicara menggunakan bahasa Indonesia dan Jawa


C. Contoh Identitas Diri Sederhana (Untuk Siswa)

Nama : Siti Aisyah
Panggilan : Siti
Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 7 tahun
Hobi : Membaca
Cita-cita : Dokter


D. Tujuan Mempelajari Identitas Diri

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Mengenal dan menyebutkan identitas diri sendiri
  2. Menghargai perbedaan identitas teman
  3. Percaya diri memperkenalkan diri
  4. Menumbuhkan sikap saling menghormati

LKPD




📌 Materi Bahasa Indonesia:


FABEL

Fabel adalah cerita yang tokohnya hewan dan berperilaku seperti manusia (bisa berbicara, berpikir, dan bertindak).
Cerita fabel biasanya mengandung pesan kebaikan atau nasihat.


🐾 Ciri-ciri Fabel

  1. Tokohnya adalah hewan

  2. Hewan dapat berbicara seperti manusia

  3. Ceritanya pendek dan menarik

  4. Mengandung pesan moral

  5. Bersifat khayalan


🦊 Tokoh dalam Fabel

Contoh tokoh hewan dalam fabel:

  • Kancil

  • Singa

  • Kelinci

  • Gajah

  • Burung

  • Ayam

Setiap tokoh memiliki sifat berbeda, misalnya:

  • Kancil → cerdik

  • Singa → kuat

  • Kelinci → pintar dan cepat


💡 Pesan Moral dalam Fabel

Pesan moral adalah pelajaran baik yang bisa kita ambil dari cerita.
Contoh pesan moral:

  • Kita harus jujur

  • Jangan sombong





📌 Refleksi Pembelajaran:

Senin, 05 Januari 2026

Matematika dan Bahasa Indonesia

  Welcome to Grade 2B

Nama Guru                 : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan     : SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

Kelas / Semester         : 2B / 1

Hari, Tanggal              : Selasa, 6 Januari 2026


Hello, Kids! 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi ananda sholeh sholehah kelas 2.B
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar kembali. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Aamiin 🤲 Sebelum kita memulai kegiatan belajar hari ini, marilah kita membaca doa bersamamelaksanakan salat dhuha, dan murojaah terlebih dahulu, ya ananda sholeh sholehah 😊

Baik, pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal fabel secara sederhana serta mengenal alat dan bahan seni rupa dari lingkungan sekitar. Nah pembelajaran hari ini kita mulai dengan . Perhatikan penjelasan dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat belajar.
Semangat belajar ananda sholeh dan sholehah! 🌟


📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Murid  mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan/atau orangdewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Murid  mampu mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi. Murid  mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar; dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri, keluarga, dan/atau lingkungan.
  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisibilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai100. Peserta didik dapat membaca, menulis,menentukan nilai tempat, membandingkan,mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun)dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapatmelakukan operasi penjumlahan dan penguranganmenggunakan benda-benda konkret yang banyaknyasampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahamanpecahan sebagai bagian dari keseluruhan melaluikonteks membagi sebuah benda atau kumpulan bendasama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalahsetengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
  3. Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
  4. Murid mengeksplorasi berbagai alat dan bahan sederhana yang ada di lingkungan sekitar (daun, batang, biji, kertas bekas, dll).
  5. Murid membuat karya seni berdasarkan gagasan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang dieksplorasi.
  6. Murid mempresentasikan karyanya secara lisan dengan menjelaskan gagasan dan bahan yang digunakan dalam bahasa sehari-hari.



📌 Materi Bahasa Indonesia:


FABEL

Fabel adalah cerita yang tokohnya hewan dan berperilaku seperti manusia (bisa berbicara, berpikir, dan bertindak).
Cerita fabel biasanya mengandung pesan kebaikan atau nasihat.


🐾 Ciri-ciri Fabel

  1. Tokohnya adalah hewan

  2. Hewan dapat berbicara seperti manusia

  3. Ceritanya pendek dan menarik

  4. Mengandung pesan moral

  5. Bersifat khayalan


🦊 Tokoh dalam Fabel

Contoh tokoh hewan dalam fabel:

  • Kancil

  • Singa

  • Kelinci

  • Gajah

  • Burung

  • Ayam

Setiap tokoh memiliki sifat berbeda, misalnya:

  • Kancil → cerdik

  • Singa → kuat

  • Kelinci → pintar dan cepat


💡 Pesan Moral dalam Fabel

Pesan moral adalah pelajaran baik yang bisa kita ambil dari cerita.
Contoh pesan moral:

  • Kita harus jujur

  • Jangan sombong




📌 Materi Matematika:

  KONSEP PECAHAN

  


“Anak-anak, siapa yang pernah makan kue atau pizza?”

“Kalau kue ini masih utuh, apakah bisa dimakan bersama-sama?”


·         Pecahan adalah bagian dari keseluruhan benda. Keseluruhan → benda yang masih utuh.

·         Bagian → sebagian dari benda utuh yang dibagi sama besar.

Contoh:

·         Sebuah kue utuh → keseluruhan

·         Kue dibagi 2 → setiap potongan = ½

·         Kue dibagi 3 → setiap potongan = 

·         Kue dibagi 4 → setiap potongan = ¼


D. Simbol Pecahan

Pecahan

Nama Bagian

Contoh

½

Setengah

Kue dibagi 2

Sepertiga

Pizza dibagi 3

¼

Seperempat

Roti dibagi 4


E. Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari

·         Membagi kue saat ulang tahun.

·         Membagi apel atau roti dengan teman.

·         Membagi kertas untuk prakarya.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

·         Nama Kelompok : ______________________

·         Kelas / Kelompok : ______________________

·         Hari / Tanggal : ______________________


Mengenal Bagian dan Keseluruhan

Alat dan Bahan: Kue/pizza mainan, Kertas lipat (Origami)


A. Kegiatan 1 – Mengamati (Stimulation & Problem Statement)

Perhatikan benda yang ditunjukkan guru!

Jawablah pertanyaan berikut dengan memberi tanda (✓) atau jawaban lisan:

1.       Benda sebelum dipotong disebut:
☐ Bagian
☐ Keseluruhan

2.       Benda setelah dipotong disebut:
☐ Bagian
☐ Keseluruhan

3.       Apakah potongan tersebut berasal dari satu benda yang sama?
☐ Ya
☐ Tidak


B. Kegiatan 2 – Mencoba (Data Collection)

1. Melipat Kertas

- Lipat kertas menjadi 2 bagian sama besar.

- Lipat kembali menjadi 4 bagian sama besar.

- Lingkari jawaban yang benar


Kertas sebelum dilipat disebut UTUH / BAGIAN

Kertas setelah dilipat disebut UTUH / BAGIAN




📌 Refleksi Pembelajaran:

  1. Bahasa Indonesia
    Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik mempelajari cerita fabel dengan kegiatan menentukan tokoh cerita serta masalah yang terjadi dalam cerita. Siswa menyimak cerita yang dibacakan guru, kemudian mengidentifikasi tokoh-tokoh dalam cerita dan permasalahan yang dialami. Sebagian besar peserta didik sudah mampu menyebutkan tokoh utama dan memahami masalah cerita dengan baik, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan dalam menyampaikan jawabannya secara lengkap.

  2. Matematika
    Dalam pembelajaran Matematika, peserta didik mempelajari konsep pecahan dengan kegiatan menentukan bagian dan utuh atau seluruhnya. Siswa belajar mengenali pecahan melalui gambar dan benda konkret. Sebagian besar peserta didik dapat membedakan antara bagian dan keseluruhan, namun masih diperlukan latihan lanjutan agar pemahaman siswa semakin mantap.

Kesimpulan:
Pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan aktif. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang baik, mampu memahami tokoh dan masalah dalam cerita fabel, serta mulai memahami konsep dasar pecahan melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan.