About

Rabu, 10 September 2025

Matematika dan Bahasa Indonesia

 Welcome to Grade 2B

Nama Guru                 : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan     : SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

Kelas / Semester         : 2B / 1

Hari, Tanggal              : Kamis, 11 September 2025


Hello, Kids! 

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                        

Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

Baik selanjutnya, pada pertemuan sebelumnya kita telah mempelajari tentang kalimat SPO dan operasi hitung penjumlahan pengurangan. nah pada hari ini kita akan mempelajari tentang lanjutan materi kalimat SPO, aturan dirumah dan sikap disiplin . Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini ya,  semangat belajarnya anak-anak sholeh dan sholehah.


📌 Metode dan Media ajar

  •        Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
  •        Media ajar: Video pembelajarana, LKPD

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Murid menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan,   dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 

  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangancacah sampai 100.Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingka mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.  Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan bendabenda  konkret yang banyaknya sampai20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak   (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

    📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dari teks aural atau percakapan sederhana tentang diri sendiri.
  2. Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat menyebutkan kembali informasi penting dari cerita
  2. Murid dapat menyusun kalimat tanya dengan kata tanya yang tepat (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana).
  3. Murid dapat menulis kalimat sederhana dengan struktur Subjek – Predikat – Objek secara benar/
  4. Murid dapat membaca grafik sederhana (misalnya grafik jumlah murid, benda, atau kegiatan)
  5. Murid dapat mengenal konsep penjumlahan sebagai penggabungan dua kelompok benda konkret.
  6. Murid dapat melakukan penjumlahan hingga 20 dengan bantuan benda konkret.


📌 Materi Bahasa Indonesia


Memahami cara mendapatkan informasi dari sebuah grafik

  • “Anak-anak, kalian pernah melihat grafik? Misalnya grafik jumlah siswa yang suka apel, jeruk, dan mangga. Grafik bisa membantu kita mengetahui informasi dengan cepat. Pernahkah kalian memperhatikan grafik seperti itu?”



Apa Itu Grafik?

Grafik adalah gambar yang bisa bercerita. Ada banyak jenis grafik, seperti grafik batang dan grafik lingkaran. Semua grafik punya cerita, tapi ceritanya bukan dengan kata-kata, melainkan dengan gambar dan angka.


Cara Membaca Grafik

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat melihat grafik:

  1. Judul Grafik: Judulnya ada di bagian atas. Judul ini yang memberitahu kita, grafik ini bercerita tentang apa. Misalnya, "Jumlah Mainan Favorit".

  2. Sumbu X dan Y:

    • Sumbu X ada di bawah, mendatar. Sumbu X berisi nama-nama hal yang dihitung, misalnya nama mainan seperti "boneka", "bola", dan "robot".

    • Sumbu Y ada di samping, tegak lurus. Sumbu Y berisi angka-angka, misalnya "1", "2", "3", dan seterusnya. Angka ini yang menunjukkan berapa banyak setiap benda.

  3. Melihat Batang atau Bagian Lainnya: Lihat gambar atau batang pada grafik. Misalnya, pada grafik batang, lihat batang mana yang paling tinggi? Batang yang paling tinggi berarti jumlahnya paling banyak. Batang yang paling pendek berarti jumlahnya paling sedikit.

Contoh Sederhana

  • Lihat batang untuk rasa cokelat. Batangnya sampai angka 5. Artinya, ada 5 orang yang suka rasa cokelat.

  • Lihat batang untuk rasa vanila. Batangnya sampai angka 3. Artinya, ada 3 orang yang suka rasa vanila.

  • Lihat batang untuk rasa stroberi. Batangnya sampai angka 8. Artinya, ada 8 orang yang suka rasa stroberi.

Dengan melihat grafik, kita bisa langsung tahu bahwa rasa stroberi adalah yang paling banyak disukai karena batangnya paling tinggi. Jadi, grafik membantu kita melihat dan membandingkan angka dengan lebih mudah dan cepat.

LKPD




📌Materi Matemaika

  • Penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari – hari.



  • : "Apakah ini situasi penjumlahan atau pengurangan? Mengapa?”
  •  

  • A. Penjumlahan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua kelompok atau lebih. Kata-kata yang sering muncul dalam soal cerita penjumlahan adalah: digabungkan, diberi lagi, dibeli lagi, jumlah, total, semuanya, bertambah.

    Contoh 1: Penjumlahan Sederhana

    • Soal Cerita: Di piring ada 4 buah apel. Ibu meletakkan 3 buah apel lagi di piring. Berapa total apel sekarang?
    • Penyelesaian:
      • Apel awal: 4
      • Ditambah lagi: 3
      • Kalimat Matematika: 4 + 3 = 7
    • Jawaban: Jadi, total apel sekarang ada 7 buah.

    Contoh 2: Penjumlahan dengan Angka yang Lebih Besar

    • Soal Cerita: Dini punya 12 pensil warna. Ayah membelikan Dini 5 pensil warna baru. Berapa jumlah pensil warna Dini sekarang?
    • Penyelesaian:
      • Pensil awal: 12
      • Dibeli lagi: 5
      • Kalimat Matematika: 12 + 5 = 17
    • Jawaban: Jumlah pensil warna Dini sekarang ada 17 buah.

    B. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Pengurangan adalah proses mengambil atau mengurangi jumlah dari suatu kelompok. Kata-kata yang sering muncul dalam soal cerita pengurangan adalah: dimakan, hilang, pecah, diberikan kepada, sisa, selisih, berkurang, diambil.

    Contoh 1: Pengurangan Sederhana

    • Soal Cerita: Ibu membuat 10 kue bolu. Lalu, kamu dan adik memakan 4 kue. Berapa sisa kue bolu sekarang?
    • Penyelesaian:
      • Kue awal: 10
      • Dimakan: 4
      • Kalimat Matematika: 10 - 4 = 6
    • Jawaban: Sisa kue bolu sekarang ada 6 buah.

    Contoh 2: Pengurangan dengan Angka yang Lebih Besar

    • Soal Cerita: Edo mempunyai 18 kelereng. Saat bermain, kelerengnya hilang 7 buah. Berapa sisa kelereng Edo sekarang?
    • Penyelesaian:
      • Kelereng awal: 18
      • Hilang: 7
      • Kalimat Matematika: 18 - 7 = 11
    • Jawaban: Sisa kelereng Edo sekarang ada 11 buah.

    C. Soal Latihan dan Aktivitas

    Bacalah setiap soal dengan teliti dan selesaikanlah!

    1. Penjumlahan: a. Di dalam kotak pensil ada 9 spidol. Budi memasukkan 8 spidol lagi. Berapa total spidol di kotak pensil sekarang? b. Di taman ada 14 bunga mawar merah dan 6 bunga mawar putih. Berapa jumlah semua bunga mawar di taman?
    2. Pengurangan: a. Ibu membeli 15 buah jeruk. Setelah 5 jeruk dimakan, berapa sisa jeruk Ibu? b. Rani mempunyai 20 permen. Dia memberikan 9 permen kepada temannya. Berapa sisa permen Rani sekarang?
    3. Gabungan Penjumlahan dan Pengurangan: a. Paman memiliki 12 ekor ayam. Kemudian, Paman membeli 6 ayam lagi. Setelah beberapa hari, 3 ayam hilang. Berapa sisa ayam Paman sekarang? (Petunjuk: Lakukan penjumlahan dulu, baru pengurangan).
    Laltihan:

    : Bacalah cerita dan pilih apakah ini penjumlahan atau pengurangan. Lalu hitung jawabannya!

    1. Ani memiliki 8 kelereng. Dia diberi 6 kelereng lagi oleh temannya.
       Ini situasi:  Penjumlahan  Pengurangan
       Kalimat matematika: ____________
       Jawaban: ____________
    2. Ibu membawa 15 apel ke pasar. Ia menjual 7 apel.
       Ini situasi:  Penjumlahan  Pengurangan
       Kalimat matematika: ____________
       Jawaban: ____________
    3. Di kelas ada 10 anak. 4 anak pulang lebih dulu.
       Ini situasi:  Penjumlahan  Pengurangan
       Kalimat matematika: ____________
       Jawaban: ____________
    4. Rino punya 12 balok mainan. Ia diberi 5 lagi oleh kakaknya.
       Ini situasi:  Penjumlahan  Pengurangan
       Kalimat matematika: ____________
       Jawaban: ____________

     




    📌
  • REFLEKSI DAN KESIMPULAN
    1. Bahasa Indonesia
      Peserta didik belajar memahami informasi dari grafik sederhana. Sebagian besar siswa sudah mampu membaca dan menjelaskan isi grafik, meskipun masih ada yang perlu bimbingan untuk menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.

    2. Matematika
      Peserta didik mengerjakan soal cerita tentang penjumlahan dan pengurangan. Siswa antusias dalam memahami permasalahan dan menyelesaikan soal. Sebagian besar dapat menjawab dengan benar, namun beberapa masih memerlukan latihan agar lebih teliti dalam memilih operasi hitung yang tepat.

    Kesimpulan:
    Pembelajaran berjalan dengan baik. Peserta didik aktif, berusaha memahami materi, dan menunjukkan perkembangan kemampuan dalam membaca grafik serta menyelesaikan soal cerita.

  • Selasa, 09 September 2025

    PAK, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila

     Welcome to Grade 2B

    Nama Guru                 : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

    Satuan Pendidikan     : SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

    Kelas / Semester         : 2B / 1

    Hari, Tanggal              : Rabu, 10 September 2025


    Hello, Kids! 

    Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

    Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

    Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                        

    Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

    Baik selanjutnya, pada pertemuan sebelumnya kita telah mempelajari tentang kalimat SPO dan operasi hitung penjumlahan pengurangan. nah pada hari ini kita akan mempelajari tentang lanjutan materi kalimat SPO, aturan dirumah dan sikap disiplin . Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini ya,  semangat belajarnya anak-anak sholeh dan sholehah.

    📌 Metode dan Media ajar

    •        Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
    •        Media ajar: Video pembelajaran dan LKPD

        📌 Capaian Pembelajaran (CP):

    1. Peserta didik menunjukkan pemahaman terhadap berbagai nilai antikorupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 

    2. Peserta didik mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang  negara  Garuda Pancasila, dan menerapkan nilai- nilai Pancasila di lingkungan keluarga; mengenal para perumus Pancasila.

        📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

    1. Mengenali berbagai nilai antikorupsi, seperti sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
    2. Mengenal bendera negara dan lagu kebangsaan
    3. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dari teks aural atau percakapan sederhana tentang diri sendiri.

    📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

    1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi, seperti sikap jujur, tanggung jawab, mandiri, dan peduli dalam lingkungan keluarga. 
    2. Murid dapat menyimak teks cerita pendek yang dibacakan guru dengan antusias.
    3. Murid dapat menjawab pertanyaan sederhana berdasarkan isi cerita yang didengarkan.
    4. Murid dapat menceritakan kembali isi cerita secara lisan dengan kalimat sederhana.

    📌 Materi PAK

    disiplin adalah kepatuhan terhadap aturan dan norma, sedangkan tanggung jawab adalah kewajiban untuk melakukan sesuatu dengan konsekuensinya. Contoh disiplin di sekolah adalah datang tepat waktu dan memakai seragam rapi, sedangkan contoh tanggung jawab adalah mengerjakan PR dan membersihkan area piket. Memiliki sikap ini sangat penting agar anak belajar hidup teratur, menghargai waktu, dan siap menjadi pribadi yang kuat di masa depan.

    Apa itu Sikap Disiplin?

    • Pengertian: Disiplin adalah rasa patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku.
    • Tujuan: Aturan dibuat untuk mengatur kehidupan agar lebih tertib dan nyaman, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat. 
    • Contoh di Sekolah:
      • Datang ke sekolah tepat waktu. 
      • Memakai seragam sekolah dengan lengkap dan rapi. 
      • Melaksanakan piket kebersihan sesuai jadwal. 
      • Membuang sampah pada tempatnya. 
      • Mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik. 

    Apa itu Sikap Tanggung Jawab?

    • Pengertian:

    Tanggung jawab adalah kewajiban untuk melakukan atau menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita, dan menerima konsekuensi jika gagal. 

    • Tujuan:

    Sikap ini melatih anak untuk menghargai waktu dan menjadi pribadi yang dapat dipercaya. 

    • Contoh di Rumah dan Sekolah:
    • Mengerjakan PR dari guru. 
    • Membantu orang tua di rumah, seperti mencuci piring. 
    • Merawat hewan peliharaan. 
    • Merapikan mainan dan barang-barang setelah digunakan. 
    • Meminta izin saat terlambat pulang sekolah

     

    📌 Materi Bahasa Indonesia

    Subjek, Predikat dan Objek

    • Subjek (S): Pelaku dalam kalimat (siapa).
    • Predikat (P): Kata kerja atau kegiatan (apa yang dilakukan).
    • Objek (O): Sasaran kegiatan (apa/siapa yang dikenai).

    Contoh Kalimat:

    1. Ayah (S) membaca (P) koran (O).
    2. Kadek (S) memakai (P) kacamata (O).
    3. Ibu (S) memasak (P) sayur (O).

    Kombinasi Kalimat SPO

    Kalimat SPO bisa digabung menjadi kalimat yang lebih panjang dengan kata hubung.

    Contoh 1:

    • Ayah membaca buku.
    • Adik menulis huruf.
      👉 Ayah membaca buku dan adik menulis huruf.

    Contoh 2:

    • Budi membeli pensil.
    • Budi membeli buku.
      👉 Budi membeli pensil dan buku.
    Latihan :


    📌Materi Pendidikan Pancasila



  • Mengenal Garuda Pancasila.dan Jumlah Bulu pada Garuda Pancasila

  • ·         “Siapa yang tahu burung apa ini?”

    ·         “Apa yang istimewa dari burung Garuda ini?”

    ·         “Menurut kalian, mengapa bulu pada burung Garuda Pancasila dihitung dengan jumlah tertentu?”


  • 1. 1.      Mengenal Garuda Pancasila

    ·         Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia.

    ·         Burung Garuda melambangkan kekuatan, keberanian, dan kejayaan bangsa Indonesia.

    ·         Di dada Garuda ada perisai yang berisi lambang Pancasila.

    ·         Kaki Garuda mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”, artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua.


    2.      Jumlah Bulu pada Garuda Pancasila

    Burung Garuda memiliki jumlah bulu yang tidak sembarangan. Setiap bulu punya makna.

    Bagian Garuda

    Jumlah Bulu

    Sayap kanan

    17 bulu

    Sayap kiri

    17 bulu

    Ekor

    8 bulu

    Leher

    45 bulu

     

    3.      Makna Hubungan Jumlah Bulu dengan Kemerdekaan

    Jika digabungkan, jumlah bulu Garuda menjadi angka 17 – 8 – 1945.
    👉 Itu adalah tanggal 17 Agustus 1945, hari kemerdekaan bangsa Indonesia.

    ·         17 : Tanggal 17

    ·         8 : Bulan Agustus

    ·         1945 : Tahun kemerdekaan Indonesia


    4.      Nilai Sikap yang Dapat Diteladani

    Dengan mengenal makna jumlah bulu Garuda, kita bisa meneladani beberapa sikap baik, antara lain:

    ·         Cinta tanah air: selalu bangga menjadi warga Indonesia.

    ·         Menghargai jasa pahlawan: karena mereka berjuang hingga Indonesia merdeka.

    ·         Persatuan: meskipun berbeda-beda, tetap satu bangsa Indonesia.

    ·         Tanggung jawab: menjaga nama baik bangsa dan negara.


     Kesimpulan:
    Garuda Pancasila bukan hanya lambang negara, tetapi juga mengingatkan kita akan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945, serta menumbuhkan sikap cinta tanah air, persatuan, dan tanggung jawab.


  • Latihan Soal : 

  • LKPD



  • REFLEKSI DAN KESIMPULAN PEMBELAJARAN

    1. Bahasa Indonesia
      Peserta didik mengerjakan latihan soal untuk melatih pemahaman terhadap materi yang sudah dipelajari. Sebagian besar siswa mampu menjawab dengan baik, meskipun ada beberapa yang masih perlu bimbingan agar lebih teliti.

    2. Pendidikan Pancasila
      Peserta didik mengerjakan latihan soal tentang perumus Pancasila. Siswa tampak antusias dan mampu mengingat tokoh-tokoh perumus Pancasila dengan cukup baik.

    3. Pendidikan Anti Korupsi
      Peserta didik mengerjakan latihan soal tentang sikap disiplin, adil, bertanggung jawab, dan jujur. Siswa dapat memahami contoh sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari, meskipun ada beberapa yang masih perlu diberi contoh konkret agar lebih mudah dipahami.

    Kesimpulan:
    Pembelajaran berlangsung lancar. Peserta didik aktif dalam mengerjakan soal, menunjukkan pemahaman yang baik, serta berusaha menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.

    Maulid Nabi

      Welcome to Grade 2B

    Nama Guru                 : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

    Satuan Pendidikan     : SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

    Kelas / Semester         : 2B / 1

    Hari, Tanggal              : Selasa, 09 September 2025


    Hello, Kids! 

    Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2 

    Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.







        Hari Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan kelahiran Rasulullah SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Kisah kelahiran beliau penuh dengan tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

      Pada malam kelahiran Nabi Muhammad SAW, dipercaya terjadi berbagai peristiwa luar biasa. Di antaranya adalah runtuhnya sebagian istana Kisra (Raja Persia), padamnya api abadi yang selama ribuan tahun disembah kaum Majusi, serta hancurnya berhala-berhala di sekitar Ka’bah. Hal ini menjadi isyarat bahwa akan lahir seorang utusan Allah yang membawa cahaya kebenaran.

    Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Mekah pada Tahun Gajah (sekitar 570 M), tahun ketika pasukan bergajah Abrahah hendak menghancurkan Ka’bah namun digagalkan oleh burung Ababil yang dikirim Allah SWT. Ibunda beliau, Aminah binti Wahab, meninggal dunia saat Nabi masih kecil, sehingga beliau tumbuh sebagai anak yatim. Meski begitu, beliau selalu dikenal sebagai sosok yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia, hingga mendapat gelar Al-Amin..

    Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang hari kelahiran beliau, tetapi juga sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat rasa cinta kepadanya, serta memperbanyak shalawat. Umat Islam di berbagai negara biasanya memperingatinya dengan membaca doa, maulid, shalawat, ceramah agama, hingga berbagi makanan.