About

Senin, 05 Agustus 2019

Tema 2 Subtema 1 PB 2 dan 3

Tema 2 Subtema 1 PB 2 dan 3
Hari/Tanggal : Selasa/6 Agustus 2019
Tujuan Pembelajaran:       

  1. Siswa mampu mengidentifikasi tinggi rendah nada dari teks lagu “Menanam jagung” dengan benar.
  2. Siswa mampu menyanyikan notasi lagu “Menanam jagung” Sesuai tinggi rendah nada dengan aba-aba ketukan dari guru dengan benar.
3.   Siswa mampu memberikan contoh hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat dengan benar.
4.   Siswa mampu menjelaskan perbedaan hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat dengan benar.
5.   Siswa mampu mengidentifikasi perubahan bentuk energi angin dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
6.    Siswa mampu menyajikan laporan hasil pengamatan tentang perubahan bentuk energi angin menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif dengan sistematis.
PB 2

Selain nasi, ternyata jagung juga menjadi salah sumber energi energi bagi kita. Para petani jagung menanam jagung di kebun jagung. Dengan bantuan energi matahari, tanaman padi dapat tumbuh dengan baik.
Tahukan kamu ada lagu yang menceritakan tanaman jagung? Lagu tersebut berjudul “Menanam Jagung”. Amatilah notasi lagu “Menanam Jagung” di bawah ini dan dengarkanlah guru menyanyikannya.



Ayo Membaca
Tahukah kamu tinggi rendah nada ?
Sebuah lagu biasanya ditulis dalam bentuk notasi. Di dalam notasi lagu, nada dilambangkan dalam bentuk not. Notasi lagu ada dua macam yaitu notasi angka dan notasi balok. Teks lagu “Menanam Jagung” merupakan contoh notasi angka.
Dalam notasi angka, not angka ditulis dengan angka 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (sol), 6 (la), dan 7 (si). Not tersebut memiliki tinggi rendah nada. Berikut urutan tinggi rendah nada.
a.      Berikut adalah contoh urutan tinggi rendah nada.
Semakin ke kanan maka nada akan semakin tinggi. Pada lirik lagu di atas terdapat nada tinggi dan nada yang rendah. Coba amati kembali notasi angka lagu “Menanam Jagung”. Manakah yang termasuk nada rendah? Manakah yang termasuk nada tinggi?
b.      merupakan tanda birama yang menunjukkan ritme lagu. Itu menunjukkan bahwa dalam satu birama terdapat 4 ketukan. Satu ketukan akan bernilai .
c.      Tanda  menunjukkan bahwa kedua nada dalam satu ketukan.
Masing-masing 
 ketukan.
d.     Garis diantara not disebut garis birama yang merupakan pemisah antarbirama.
Ayo Membaca
Terkadang kita sering mendengar kata hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Ketika lahir, manusia telah mempunyai hak dan kewajiban. Tiap manusia mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda, bergantung pada kedudukannya dalam masyarakat.

Pengertian Hak
Hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Berikut merupakan contoh hak.
1.      Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama serta kepercayaan masing-masing.
2.     Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran.
3.     Setiap warga negara berhak memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pengertian Kewajiban
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Beberapa contoh kewajiban adalah sebagai berikut.
1.      Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
2.     Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk, dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia.
3.     Setiap warga negara wajib memelihara kelestarian sumber daya alam.

PB 3
Ayo Membaca
Matahari merupakan sumber energi yang sangat bermanfaat dan bersifat kekal. Digunakan sesering apapun energi matahari tidak akan habis. Selain matahari, angin dan air juga termasuk sumber energi yang bersifat kekal. Pada pembelajaran sebelumnya, kalian telah mempelajari tentang matahari dan air. Pada pembelajaran hari ini, kalian akan mempelajari tentang angin.

Angin adalah udara yang bergerak. Angin terjadi karena pengaruh panas matahari. Jika suhu udara di suatu tempat panas, maka udara di daerah tersebut akan naik dan diisi oleh udara dari tempat lain yang bersuhu dingin. Pergerakan udara inilah yang disebut angin.
Angin memiliki banyak manfaat bagi kehidupan di bumi. Berikut antara lain manfaat angin.
1.      Dalam siklus air, angin berperan menggerakkan awan sehingga turun hujan.
2.     Angin membuat suhu panas di suatu tempat menjadi lebih sejuk.
3.     Angin membantu proses penyebaran biji tumbuhan.

4.     Angin laut, yaitu angin yang berhembus dari laut ke darat, dimanfaatkan oleh para nelayan untuk kembali ke darat dari menangkap ikan di laut. Angin ini terjadi pada siang hari.
5.     Angin darat, yaitu angin yang berhembus dari darat ke laut, dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berangkat menangkap ikan di laut. Angin ini terjadi pada malam hari.
6.     Angin juga memiliki energi yang dapat menggerakkan benda-benda, misalnya perahu layar, kincir angin, dan layang-layang.

7.     Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini angin juga dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.


Buatlah peta konsep yang berisi tentang manfaat angin bagi kehidupan kita!



Ayo mencoba
Salah satu pemanfaatan energi gerak dari angin adalah untuk menggerakkan kincir angin, kalian pun dapat membuat kincir angin sendiri. Berikut ini adalah salah satu cara untuk membuat kincir angin sederhana.
Membuat Kincir Angin

Alat dan bahan:
1.      Gunting.
2.     Jangka.
3.     Penggaris.
4.     Sedotan plastik.
5.     Kawat tebal.
6.     Double tape (perekat dua muka).
7.     kertas berwarna berbentuk bujur sangkar (14 cm x 14 cm).
8.     Botol bekas yang berisi pasir.
9.     Batang bambu.
Langkah kerja:
1.      Lipat kertas berwarna secara diagonal.
2.     Potong kertas melalui garis diagonal sampai setengah tiap garis diagonal.
3.     Lipat sudut yang berselang-seling ke tengah, kemudian tempel dengan double tape.
4.     Lubangi bagian tengah kincir dengan menggunakan jangka.
5.     Ambil kawat tebal, tekuk salah satu ujungnya. Kemudia, masukkan ke lubang kincir.
6.     Sisipkan kawat ke dalam sedotan plastik. Tekuk kawat agar kincir tidak lepas.
7.  Tempatkan kincir angin di kaki baling-baling berupa botol bekas yang berisi pasir. Sebelumnya, sambung sedotan dengan batang bambu. Tancapkan batang bambu ke dalam pasir.
8.     Letakkan kincir angin buatanmu di luar ruangan. Ketika angin berhembus, apakah kincir anginmu dapat berputar?
9.     Coba bawa kincir anginmu sambil berlari di luar kelas. Apakah kincir angin dapat berputar kencang?

Tema 2 Subtema 1

Tema 2 sub tema 1 Pb 1
Tanggal 5 Agustus 2019
Tujuan pembelajaran :
1. Siswa mampu menjelaskan manfaat energi matahari dalam kehidupan sehari-hari
2. Siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dari teks visual yang diamati
3. Siswa mampu mengidentifikasi SDA dan pemanfaatannya

IPA
Energi telah menjadi kebutuhan vital masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk menopang kehidupannya dan mendukung kegiatannya sehari-hari. Misal, untuk memasak makanannya, manusia membutuhkan energi panas atau untuk memenuhi kebutuhan air di perkotaan, masyarakat membutuhkan energi listrik untuk menyalakan dan menjalankan pompa air.
Contoh pemanfaatan matahari sebagai sumber energi
1. Panas matahari menguapkan air dipermukaan bumi dalam peristiwa daur air.
2.Panasa matahari mempertahankan suhu atmosfer bumi sehingga sesuai untuk kehidupan.
3. Panasa matahari dapat mwngeringkan pakaian dan bahan makanan.
4. cahaya matahari menerangi permukaan bumi.
5. Cahaya matahari dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis.
6. Cahaya matahari dapat digunakan sebagai sumber energi listrik.


B. Indonesia
Siswa mengolah informasi dalam bentuk peta pikiran tentang "Minyak Bumi"

IPS
Pemanfaatan jagung dalam kehidupan sehari-hari
Siswa menggambarkan dan menuliskan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Indonesia
Contoh
Kulit jagung dapat dimanfaatkan menjadi hiasan pensil atau vas bunga dan bunganya

Rabu, 31 Juli 2019

Tema 1 Subtema 3 PB 6

Tema 1 Subtema 3 PB 6
Hari Kamis/ Tanggal 1 Agustus 2019
Tujuan Pembelajaran:
Bahasa Indonesia
3.1 Siswa dapat Membuat ringkasan yang berisikan inti dari cerita
Pkn
3.4 Siswa mampu menjelaskan sikap kerjasama antar individu yang berbeda dalam permainan tradisional

PB 6

Bahasa Indonesia:

Pengertian Ringkasan

Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, tetapi dengan tetap mempertahankan usrutan isi dan sudut pandang pengarang asli. Perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proposional tetap dipertahankan dalam bentuknya yang singkat.

Tujuan Ringkasan

Tujuan ringkasan adalah membantu seseorang memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan, seseorang dibimbing dan dituntun untuk membaca karangan asil dengan cermat dan menuliskan kembali dengan tepat.
Untuk membuat ringkasan yang baik, kita perlu membaca buku atau karangan asli dengan cermat. Dengan membaca secara cermat, kita dapat menangkap dan membedakan gagasan utama dengan gagasan tambahan.

Cara Membuat Ringkasan

Beberapa pegangan untuk membuat ringkasan adalah sebagai berikut.
  1. Membaca naskah asli untuk menangkap kesan umum dan sudut pandang pengarang.
  2. Mencatat gagasan utama.
  3. Membuat reproduksi, yakni dengan menyusun kembali suatu karangan singkat (ringkasan) berdasarkan gagasan utama.
  4. Ketentuan tambahan:
    • Sebaiknya digunakan kalimat tunggal.
    • Bila mungkin, ringkas kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata, rangkaian gagasan diganti dengan gagasan sentral saja.
    • Jumlah alenia tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan.
    • Bila mungkin semua keterangan atau kata sifat dibuang.
    • Pertahankan susunan gagasan asli dan ringkas gagasan-gagasan tersebut dalam urutan seperti urutan naskah asli.
    • Bila teks asli mengandung dialog, maka harus diubah kedalam bahasa tak langsung.
    • Penulis harus memperhatikan panjang ringkasan yang dibuat.

Manfaat ringkasan/rangkuman

Manfaat ringkasan maupun rangkuman yaitu sebagai sarana untuk membantu kita dalam mengingat isi sebuah buku atau uraian yang begitu panjang. Ringkasan membuat ide-ide pokok yang mewakili setiap bagian bacaan aslinya. Dengan membaca ringkasan, kita seakan-akan memahami keseluruhan buku secara utuh.

Pengertian Ringkasan

Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, tetapi dengan tetap mempertahankan usrutan isi dan sudut pandang pengarang asli. Perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proposional tetap dipertahankan dalam bentuknya yang singkat.

Tujuan Ringkasan

Tujuan ringkasan adalah membantu seseorang memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan, seseorang dibimbing dan dituntun untuk membaca karangan asil dengan cermat dan menuliskan kembali dengan tepat.
Untuk membuat ringkasan yang baik, kita perlu membaca buku atau karangan asli dengan cermat. Dengan membaca secara cermat, kita dapat menangkap dan membedakan gagasan utama dengan gagasan tambahan.

Cara Membuat Ringkasan

Beberapa pegangan untuk membuat ringkasan adalah sebagai berikut.
  1. Membaca naskah asli untuk menangkap kesan umum dan sudut pandang pengarang.
  2. Mencatat gagasan utama.
  3. Membuat reproduksi, yakni dengan menyusun kembali suatu karangan singkat (ringkasan) berdasarkan gagasan utama.
  4. Ketentuan tambahan:
    • Sebaiknya digunakan kalimat tunggal.
    • Bila mungkin, ringkas kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata, rangkaian gagasan diganti dengan gagasan sentral saja.
    • Jumlah alenia tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan.
    • Bila mungkin semua keterangan atau kata sifat dibuang.
    • Pertahankan susunan gagasan asli dan ringkas gagasan-gagasan tersebut dalam urutan seperti urutan naskah asli.
    • Bila teks asli mengandung dialog, maka harus diubah kedalam bahasa tak langsung.
    • Penulis harus memperhatikan panjang ringkasan yang dibuat.

Manfaat ringkasan/rangkuman

Manfaat ringkasan maupun rangkuman yaitu sebagai sarana untuk membantu kita dalam mengingat isi sebuah buku atau uraian yang begitu panjang. Ringkasan membuat ide-ide pokok yang mewakili setiap bagian bacaan aslinya. Dengan membaca ringkasan, kita seakan-akan memahami keseluruhan buku secara utuh.
Pkn

 Permaianan Tradisional Ular Naga Panjang

Permaianan Tradisional Ular Naga Panjang
liriklaguanak.com
Permainan selanjutnya ada ular naga. Pada zaman dahulu permainan ini sangat digemari oleh anak-anak umur lima sampai dua belas tahun. Permainan ini lebih baik dilakukan di lapangan, karena semakin banyak pemain akan semakin seru. Biasanya permainan ini dilakukan lebih dari tujuh orang. Cara bermainnya dengan menentukan siapa yang menjadi penjaga dua orang dan sisanya berjalan melewati penjaga. Untuk memilih penjaga, harus melakukan hompimpa agar lebih adil.
Setelah ditentukan yang menjadi penjaga, maka sisa orangnya berbaris dengan tangan ditaruh dipundak teman depannya, lalu berjalan melingkar melewati penjaga. Sambil berjalan menyanyikan lagu ular naga panjangnya, hingga selesai. Jika nyanyian sudah selesai maka penjaga menangkap satu orang dan orang yang tertangkap harus keluar dari barisan.


 Permainan Tradisional Congklak

Permainan Tradisional Congklak
tekno.tempo.co
Permainan berikutnya bernama congklak. Permainan ini juga telah dikenal oleh seluruh wilayah dI Indonesia. Menggunakan biji congklak yang terbuat dari cangkang karang tapi ada juga yang menggunakan batu, lalu menggunakan papan congklak yang berisi 16 lubang. Permainan ini hanya bisa dilakukan oleh dua orang saja. Biji congklak berisi 98 buah dan papan congklak ada yang terbuat dari plastik namun juga ada yang dari kayu.
Awal memainkan permainan ini dengan suit menentukan siapa yang jalan dulan, lalu jika ada yang menang maka pemain harus mengambil semua biji dari salah satu lubang dan biji tersebut diisi satu persatu ke lubang yang sudah ditentukan, dari kiri atau kanan. Hingga biji habis dan setelah itu ambil lagi semua biji dari tempat terakhir biji diletakkan. Begitu seterusnya hingga siapa yang mendapat biji paling banyak maka ia yang menjadi pemenang.

12. Perminan Tradisional Pletekon

Perminan Tradisional Pletekon
hargamainanku.com
Permainan ke dua belas bernama pletokkan. Ini hanya bisa ditemukan didaerah karena saat ini sudah jarang yang memainkan pletokkan. Permainan ini terbuat dari bambu yang kuat agar tidak gampang pecah. Setelah itu bambu dibagi menjadi dua kemudian buat peluru menggunakan kertas yang dilitikan dan dibuat seperti bola. Kemudian tambahkan daun pandan agar suaranya menjadi nyaring. Seteah semua bahan tersedia, lakukan penembakan ke arah lahan kosong.
Manfaat melakukan permainan tradisional
1. Melestarikan budaya bangsa Indonesia
2. Berolahraga sambil bermain menyehatkan tubuh dan bermain membuat hati gembira.
3. melatih kesabaran
4. Melatih bekerjasama saat bermain secara berkelompok.
5. Bersikap sportif, yaitu saat kalah bermain, tidak sombong saat menang dalam bermain dan tidak bermain curanng.

Tema 1 Subtema 3 PB 5

Tema 1 Sutema 3 PB 5
Tujuan Pembelajaran:
tanggal 31 Juli 2019
PB 5
3.2 Siswa dapat menyajikan informasi tentang keragaman sosial di provinsi Lampung
3.3 Siswa dapat menjelaskan dasar-dasar tari Bungong jeumpa
3.4 Siswa dapat menjelaskan hal hal yang harus diperhatikan saat pementasan tari

SBdP
Gerak dasar Tari Bungong Jeumpa


Hal - hal yang harus diperhatikan saat pementasan tari
Pementasan adalah suatu kegiatan apresiasi yang bertujuan menampilkan suatu karya atau seni yang mana bertujuan sebagai hiburan atau untuk apresiasi suatu karya seni yang di lakukan oleh manusia/audience sebagai pencipta dan penikmat karya seni.
hal hal yang harus diperhatikan sebelum pentas tari:

  • gerakan tarian
  • Kostum
  • tema
  • tempat
  • tata rias

hal - hal yang harus diperhatikan saat pentas tari:

  • gerakan harus sesuai dengan ketentuan tari
  • sikap tubuh sesuai dengan tarian
  • gerakan yang dibawakan sesuai tempo tarian sehingga tarian yang ditampilkan harmonis
  • dan ekspresi juga harus sesuai menggunakan penjiwaan yang tepat

IPS
Lampung merupakan salah satu nama provinsi Indonesia yang terletak di pulau Sumatera. Letak provinsi Lampung berada di bagian paling selatan pulau Sumatera dengan ibukota Bandar Lampung. Lampung memiliki potensi alam yang sangat beragam. Selain sumber daya alam yang begitu melimpah, letaknya yang berbatasan langsung dengan lautan membuat Lampung memiliki potensi kekayaan laut yang sangat melimpah. Selain kekayaan alam yang melimpah, Lampung juga memiliki kekayaan budaya yang tidak kalah tersohor bila dibandingka dengan provinsi-provinsi lain di pulau Sumatera. Kebudayaan Lampung meliputi rumah adat, berbagai tarian tradisional, pakaian adat, juga berbagai kuliner khas.
Kebudayaan di Lampung merupakan perpaduan kebudayaan Arab, Cina, dan India. Hal tersebut tidak terlepas dari sejarah yang menyebutkan Lampung sebagai jalur perdagangan dunia, sehingga banyak budaya dari luar Indonesia yang mempengaruhi kebudayaan Lampung.
1. Rumah Adat
Nuwo Sesat
Rumah adat Nawo Sesat
Lampung memiliki rumah adat tradisioal Lampung yang disebut Nawo Sesat. Rumah adat Nawo Sesat memiliki bentuk arsitektur yang umum digunakan pada rumah-rumah di pulau Sumatera, yakni bentuk rumah panggung. Bentuk rumah panggung tersebut tidak lepas dari kegunaannya untuk mencegah jika sewaktu-waktu ada serangan hewan buas.
Rumah adat Nawo Sesat dibangun menggunakan kayu. Sedangkan bagian atap dibuat menggunakan daun ilalang. Penggunaan kayu sebagai bahan baku pembuatan rumah, tidak lepas dari warisan nenek moyag masyarakat Lampung. Sejarah telah mencatat bahwa Lampung telah mengenal bencana gempa bumi sejak dahulu. Pembuatan rumah panggung dengan bahan baku kayu akan mempertahankan posisi rumah dari bencana gempa bumi. Selain itu, pemanfaatan daun ilalang sebagai atap rumah juga menunjukkan bagaimana masyarakat Lampung menghargai hasil sumber daya alam yang ada.
2. Pakaian Adat
kain tapisProvinsi Lampung memiliki kain yang sangat khas yakni kain tapis. Kain ini berkesan sangat mewah karena pembuatannya dipadupadankan dengan penggunaan benang emas sehingga menimbulkan warna berkilauan yang indah pada kain tapis. Kain tapis ini oleh masyarakat Lampung bias digunakan dalam upacara-upacara adat atau ketika menghadiri acara-acara formal.
Dalam kesehariannya, laki-laki menggunakan kikat sebagai pengikat kepala. Untuk menutupi badan para lelaki menggunakanbaju berbentuk teluk belanga belah buluh yang disebut kawai. Sedangkan untuk perempuan, sehari-hari mereka menggunakan kanduk/kakambut atau kudung untuk penutup kepala. Sedangkan untuk menutupi badan, mereka menggunakan Lawai.
Dalam menghadiri upacara-upacara adat atau acara yang sifatnya formal, masyarakat Lampung, terutama para wanita sangat menghargai keindahan berpakaian. Mereka sering menggunakan kain tapis yang berkilau karena dihiasi benang emas. Kemewahan kain tapis tersebut makin indah ketika para wanita menambahkan berbagai aksesoris untuk dipakai, seperti gelang dan kalung. gelang dan kalung tersebut terbuat dari emas, senada dengan warna kain yang mereka pakai. Pada kebanyakan pakaian adat di berbagai daerah, biasanya pakaian-pakaian tersebut tidak dilengkapi dengan sepatu. Pakian adat Lampung merupakan pakaian adat yang tergolong lengkap dengan adanya tambahan penggunaan sepatu yang tepat yakni penggunaan selop beludru berwarna hitam untuk laki-laki dan perempuan. Penggunaan selop beludru tersebut biasanya dipakai oleh pengantin perempuan dan laki-laki yang sedang melangsungkan pernikahan.
3. Tarian Adat
Lampung memiliki lebih dari satu tarian adat. Seperti halnya di daerah lain, tarian tradisional Lampung ini dilakukan saat acara-acara tertentu. Tarian-tarian tradisional Lampung tersebut meliputi
a. Tari Sembah atau Tari Sigeh Pengunten

Tari Sigeh Pengunten sebenarnya merupakan pengembangan dari Tari Sembah. Tari Sembah atau tari Sigeh Pengunten disajikan oleh remaja-remaja putri atau anak-anak. Tarian ini bersifat suka ria dan biasanya disajikan untuk menyambut tamu-tamu penting dalam suatu acara tertentu. Tarian ini menunjukkan sikap ramah masyarakat Lampung dalam menyambut para tamunya. Selain itu esensi dari tari Sigeh Pengunten ini adalah suatu bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir. Masyarakat Lampung terbagi menjadi dua adat yang mendominasi yaituPepadun dan Peminggir. Keduanya merasa memiliki hak besar untuk memperlihatkan kebuadayaan yang selanjutnya menjadi identitas kebudayaan Lampung. Tari Sigeh Pengunten merupakan perpaduan antara adat Pepadun dan Peminggir sehingga terciptalah sebuah tarian yang harmonis yang mampu menunjukkan identitas kedua adat tersebut, sekaligus mampu menjadi identitas kebudayaan Lampung.
Seperti namanya, yaitu tari Sigeh Pengunten, tarian ini menggunakan aksesoris utama yakni siger. Siger merupakan aksesoris yang dipakai sebagai mahkota. Mahkota tersebut berwarna emas, menunjukkan identitas asli masyarakat Lampung. Selain aksesoris kepala yang khas, tarian ini juga menggunakan aksesoris penutup jari yang berbentuk kerucut dan berwarna emas. Aksesoris penutup jari ini mirip dengan aksesoris yang digunakan dalam tarian asal Sumatera Selatan, yaitu tari Tanggai yang juga merupakan tarian untuk menyambut tamu.
b. Tari Melinting

Tari Melinting merupakan tarian tradisional yang berasal dari Lampung Timur. Tarian ini merupakan peninggalan Ratu Melinting, yang sekaligus menggambarkan keperkasaan dan keagungan Keratuan Melinting. Tahun 1958, tarian ini disempurnakan. Sebelum tahun tersebut, tari Melinting mutlak milik Keratuan Melinting. Di mana tari tersebut hanya boleh dilakukan dalam upacara Keagungan Keratuan Melinting. Penarinya pun hanya berasal dari putra dan putri Keratuan Melinting.
Saat ini, tari Melinting tidak hanya ditampilkan di lingkup Keratuan Melinting. Tari Melinting kini telah beralih fungsi sebagai tarian yang ditampilkan sebagai hiburan atau sebagai persembahan untuk menyambut tamu dari luar Lampung. Selain sebagai hiburan dan penyambutan tamu, tari Melinting merupakan penggambaran bentuk pergaulan yang membahagiakan dari pasangan muda-mudi. Dalam tarian ini, gerakan laki-laki sifatnya lebih dinamis, sedangkan untuk perempuan gerakannya relatif lebih lembut sesuai dengan sifat mereka.
4. Makanan Khas
Kebudayaan di lampung juga tidak terlepas dari makanan khasnya yang luar biasa enak. Beberapa jenis kuliner khas Lampung di antaranya adalah Seruit, Tempoyak, Sambal Lampung, dan Lapis Legit. Semua jenis kuliner tersebut hampir pernah didengar oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan Lapis Legit, makanan asli Lampung ini sering dijadikan oleh-oleh meskipun tidak di wilayah Lampung itu sendiri.
Seruit merupakan sajian kuliner berupa ikan yang digoreng kemudan disajikan bersama sambal terasi atau makanan-makanan lain seperti tempoyak atau sambal Lampung. Esensi dari Seruit bukan berada pada jenis masakan tetapi dari cara memakannya. Makan seruit biasanya dilakukan bersama-sama orang lain. Cara makan seperti itu menunjukkan rasa kebersamaan yang tinggi.
Tempoyak adalah salah satu jenis bahan makanan yang berasal dari fermentasi durian. tempoyak sering dibuat menjadi sambal dan disajikan dengan berbagai jenis ikan. Makanan khas Lampung lainnya   adalah sambal Lampung dan lapis legit. Kedua makanan ini hampir setiap orang mengetahui. Bahkan salah satu merek produk saus sambal kenamaan Indonesia menjadikan sambal Lampung sebagai salah satu rasa dalam saus sambalnya.

Selasa, 30 Juli 2019

tema 1 subtema 3 pembelajaran 3 dan 4


Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks permainan tradisional!
Permainan Kucing Buta
Dimainkan oleh anak-anak perempuan yang berusia 10 -14 tahun dengan jumlah minimum 10 orang. Salah seorang pemain matanya ditutup dengan kain, sehingga tidak dapat melihat seperti orang buta disebut permainan kucing buta. Permainan ini dilakukan di halaman rumah, di lapangan yang datar. Mereka memilih salah seorang menjadi pemeran kucing buta dan kadang-kadang ada yang langsung rela untuk memainkan kucing itu.
Pemeran kucing buta ditutup matanya dengan serebet atau sapu tangan sehingga tidak bisa melihat. Semua pemain berpegang tangan membentuk lomgkaran mengelilingi kucing buta, sambil melagukan seperti syair kucing buta cari aku, siapa dapat aku menunggu sampai dua tiga kali sesuai kesepakatan. Seluruh pemain secara serentak duduk berjongkok dan diam tak berusara. Bila di antara anak-anak ada yang bersuara makan dengan spontan kucing buta menuju suara tersebut dan langsung merangkulnya dan menyebut namanya. Bila tebakan tersebut benar maka kucing buta dikatakan menang oleh musuh-musuhnya. Sehingga terjadi pergantian pemeran kucing buta. Bila tebakannya salah maka kucing buta statusnya tetap dan permainan dilanjutkan seperti semula.

Pemantulan dan Penyerapan Bunyi
Bunyi dapat dipantulkan dan diserap.
1. Pemantulan Bunyi
Sebuah kelereng yang dilemparkan ke dindin akan mengalami pemantulan, demikian juga dengan bunyi. Bunyi juga dapat memantul, jika dalam perambatannya dihalangi oleh benda yang permukaannya keras, seperti kayu, kaca, dinding, atau besi.
2. Penyerapan Bunyi
 Bunyi juga dapat diserap. Benda-benda yang dapat menyerap bunyi adalah benda yang permukaannya lunak. Benda yang demikian disebut
peredam bunyi, misalnya karpet, goni, kertas, kain, busa, dan wol.
Benda-benda tersebut dapat digunakan untuk mencegah terjadinya
gaung atau kerdam. Dinding dan langit-langit gedung pertemuan,
studio rekaman, dan gedung bioskop dilapisi dengan bahan-bahan
tersebut supaya tidak terjadi gaung atau kerdam.
Macam-Macam Bunyi Pantul
1. Gaung atau Kerdam
Gaung atau kerdam terjadi karena bunyi
dipantulkan oleh dinding yang jaraknya tidak
jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan
datangnya bunyi pantul bersamaan dengan
bunyi asli yang belum selesai terucapkan.
Akibatnya, bunyi pantul mengganggu bunyi asli
sehingga suara yang terdengar tidak jelas.

2. Gema
Gema terjadi karena bunyi dipantulkan oleh dinding yang jaraknya jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan datangnya bunyi pantul setelah bunyi asli selesai terucapkan. Jadi, bunyi pantul yang terdengar lengkap sesudah bunyi asli. Gema sering terjadi di gua-gua, lembahlembah,dan bukit-bukit yang jaraknya jauh serta permukaannya keras dan rapat. Selain itu, gema juga dapat dipergunakan untuk mengukur kedalaman jurang atau gua.


Beberapa Manfaat Kerjasama

Adapun manfaat-manfaat lainnya yang dapat di dapatkan dari kerjasama, contohnya seperti:
a. Mempererat ikatan persaudaraan
Dengan berkolaborasi setiap pribadi pada sesuatu kesebelasan kerja bakal saling berinteraksi dan saling menolong dalam memecahkan persoalan-persoalan untuk menjangkau tujuannya, sampai-sampai akan terjalin pun komunikasi-komunikasi yang dimana semua tersebut akan meningkatkan rasa persaudaraan.
b. Menumbuhkan motivasi persatuan
Kerjasama-pun bisa menumbuhkan motivasi persatuan pada diri setiap pribadi yang tergabung dalam kumpulan kerja atau kesebelasan kerja. Supaya setiap pekerjaan dalam kerjasama dapat berlangsung baik maka mesti dapat menjunjung rasa kesatuan dan persatuan.
c. Pekerjaan lebih cepat terselesaikan
Dengan kerjasama masalah sesulit apapun bakal cepat terselesaikan sebab tidak melulu mengandalkan satu pribadi saja untuk menuntaskan pekerjaan namun dengan tidak sedikit individu yang bersatu dan saling menyokong satu sama lain, maka kegiatan akan lebih cepat teratasi dan lebih cepat membuahkan hasil.
d. Pekerjaan terasa lebih ringan
Pekerjaan yang sesulit apapun bakal terasa lebih enteng dan lebih gampang terselesaikan sebab di lakukan oleh tidak sedikit orang yang saling menyokong satu sama lain.

Tujuan Kerjasama

  1. Saling mengenal antar pribadi
  2. Meningkatkan persatuan bagi negara
  3. Sebagai kesempatan untuk mengemmukakan pendapat
  4. Menambah peluang keberhasilan