About

Selasa, 20 Agustus 2019

Tema 2 Subtema 3 PB 1

Hari/Tanggal : Rabu, 21 Agustus 2019
Tujuan Pembelajaran :
·         Dengan mengamati gambar dan membaca teks petunjuk tertulis, siswa mampu mengidentifikasi langkah-langkah pembuatan layang-layang dengan tepat.
·         Dengan mengamati gambar dan membaca teks petunjuk tertulis, siswa mampu membuat layang-layang dengan tepat.
·         Dengan pengamatan, siswa mampu mengidentifikasi manfaat energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
·         Setelah pengamatan, siswa mampu  menyajikan laporan dalam bentuk peta pikiran hasil pengamatan tentang perubahan bentuk energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari dengan sistematis.
·         Dengan mengolah  informasi, siswa mampu mengidentifikasi tanaman jarak sebagai sumber daya alam alternatif dan pemanfaatannya dengan tepat.
B. Indonesia ( KD 3.4)
Biasanya untuk membuat sebuah layang-layang sederhana alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut.
1. Satu ruas bambu dengan diameter +- 1 cm dan panjang +- 90 cm
2. Satu ruas bambu dengan diameter +- 1 cm dan panjang +- 50 cm
3. Kertas layangan (kertas tipis ataukertas minyak)
4. Spidol untuk mewarnai
5. Lem kertas
6. Pita kaset (optional, jika diperlukan)
7. Tali atau benang
8. Pisau dan gunting
9. Penggaris
Setelah semua bahan-bahan telah disiapkan, maka selanjutnya adalah cara pembuatan layang-layang. Adapun langkah-langkah dalam membuat layang-layang adalah sebagai berikut.

Pertama, siapkan selembar kertas untuk membentuk tubuh layang-layang Anda. Untuk memotong kertas ke dalam bentuk layang-layang,cukup potong keempat sudutnya. Bentuk layang-layang harus sedikit panjang ke bawah. 

Kedua,ikat dua tongkat jadi satu bagian. Untuk memastikan keduanya terikat pada posisi yang pas, sejajarkan kedua tongkat tersebut dengan kertas yang telah dipotong menjadi bentuk layang-layang. Gunakan benang dan ikat kedua batang dengan kencang. Jangan lupa untuk merapikan benang-benang pengikat yang masih tersisa di tongkat.

Ketiga, buatlah empat lubang di kertas berbentuk layang-layang pada setiap sudut. Sisipkanlah benang melalui setiap lubang. Ikatlah tongkat sesuai posisinya pada kertas layang-layang. Kemudian ikatlah benang ke sisi kiri dan kanan kerangka layang-layang secara horizontal. Benang isi adalah benang yang panjang yang akan anda gunakan untuk menerbangkan layang-layang.

Keempat, ikatkan kertas atau pita pada salah satu ujung layang-layang sehingga membentuk ekor. Ekor dapat membuat layang-layang menjadi semakin menarik. Maka selesailah membuat layang-layang!

Membuat teks petunjuk membuat layang – layang berdasarkan gambar di atas!
IPA (KD 3.5)
energi sangat dibutuhkan dan sangat berguna bagi makhluk hidup saat melakukan kegiatan apapun dalam kehidupannya sehari-hari.

Sumber energi yang berasal dari minyak bumi dan gas merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Sumber energi ini memiliki ketersediaan yang terbatas dan suatu saat akan habis. Manusia memerlukan sumber energi lain atau energi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya.
Sumber energi alternatif berasal dari sumber energi yang dapat diperbarui, contohnya sinar matahari, angin, air, panas bumi, gelombang laut, dan biomassa. Sumber energi alternatif merupakan sumber energi yang bukan sumber energi tradisional. Sumber energi tradisional adalah bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Sumber energi alternatif yang dikembangkan saat ini memanfaatkan sumber energi yang tersedia di alam dan tidak akan habis, yaitu matahari, angin, air, dan panas bumi.
Matahari
Matahari merupakan sumber energi utama di bumi. Hampir semua energi yang berada di bumi berasal dari matahari. Energi panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memanaskan ruangan, memanaskan air, dan keperluan lain. Pada saat ini sel-sel surya sudah biasa dijumpai di atap-atap rumah, rumah sakit, dan hotel-hotel.
Angin
Angin adalah gerakan udara di permukaan bumi yang terjadi karena tekanan udara. Angin telah dimanfaatkan sejak dulu sebagai sumber energi pada perahu layar dan kincir angin tradisional. Saat ini energi angin digunakan untuk menghasilkan listrik melalui alat yang disebut aerogenerator.
Air
Air yang deras merupakan sumber energi gerak. Energi itu biasa dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik. Oleh karena itu, di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dibuat bendungan air di tempat yang tinggi. Air yang dibendung tersebut, kemudian dialirkan menurun sehingga akan mengalir, seperti air terjun yang deras. Energi gerak dari air terjun tersebut digunakan untuk memutar generator pembangkit listrik.
Panas Bumi
Energi panas bumi (energi geotermal) merupakan energi yang berasal dari panas yang disimpan di bawah permukaan bumi. Bumi yang terbentuk, seperti bola sesungguhnya tersusun dari lapisan-lapisan. Pusat bumi terbentuk dari lapisan batuan yang sangat panas.

Hal itu menunjukkan bahwa bumi merupakan sumber energi panas yang sangat besar. Pengembangan energi geotermal saat ini hanya layak di daerah dekat lempeng tektonik. Ini juga menjadi alasan hanya ada 24 negara di dunia yang memanfaatkan energi panas bumi di saat ini.
Gelombang Air Laut
Gelombang air laut saat memecah di pantai menghasilkan banyak energi. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik.
Bahan Bakar Bio
Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan.

Bahan bakar bio yang berasal dari tumbuhan di antaranya tumbuhan berbiji yang mengandung minyak, seperti bunga matahari, jarak, kelapa sawit, kacang tanah, dan kedelai. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biodiesel. Biodisel dapat digunakan untuk menggantikan solar. Singkong, ubi, jagung, dan sagu dapat diubah menjadi bioetanol. Bioetanol dapat menggantikan bensin ataupun premium.
Bahan bakar bio juga dapat berasal dari kotoran hewan. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biogas. Kotoran hewan yang ada dimasukkan ke dalam ruangan bawah tanah (lubang). Penguraian kotoran hewan dengan bantuan bakteri akan menghasilkan gas metana yang digunakan sebagai sumber energi panas kompor. Selain itu, bahan bakar ini dapat juga dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermotor.
Energi alternatif seperti matahari, angin, dan air saat ini sudah dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Sumber energi listrik itulah yang banyak dimanfaatkan di rumah-rumah.

IPS (KD 3.1
Indonesia memiliki sumber daya alam yang juga bisa digunakan sebagai sumber energi alternatif. Tumbuhan ini dapat menghasilkan bahan bakar untuk kendaraan

Tulislah pendapatmu tentang pemanfaatan tanaman jarak. Tulisanmu bisa memuat manfaat, kegiatan ekonomi yang bisa dilakukan, dampak pemanfaatan yang berlebihan serta solusinya

Sumber :
4.      https://ermelindahayonblog.wordpress.com/2017/09/29/sumber-energi-alternatif/


Senin, 19 Agustus 2019

Hari/Tanggal : Selasa, 20 Agustus 2019
Tujuan Pembelajaran :
·         Setelah mengamati gambar dan berdiskusi, siswa mampu menemukan gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks visual.
·         Setelah mengamati gambar dan berdiskusi, siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks visual.
·         Setelah membaca teks, siswa mampu menjelaskan hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

·         Setelah membaca teks dan berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan pentingnya kerja sama dalam melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri. 
Bahasa Indonesia (KD 3. 1)
Materi Ajar : Menentukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
Rangkuman Materi :
Ø  Poster dapat disampaikan kepada orang-orang sekitar atau disebut kampanye.
Ø  Berikut cara mengkampanyekan isi poster dengan baik :
1.   Pahamilah isi poster dengan baik.
2.   Bicarakan isi poster dengan jelas dan efektif.
3.   Sampaikan dengan bahasa yang baik dan santun, serta tidak terlalu cepat.
4.   Bersikaplah tenang, percaya diri, dan berbicaralah dengan suara yang nyaring.

PKn (KD 3. 2)
Materi Ajar : Kerjasama dalam Pelaksanaan Hak dan Kewajiban
Rangkuman Materi :
Ø  Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban terhadap penggunaan sumber energi.

Ø  Manusia juga mempunyai hak bekerja sama dalam pemanfaatan sumber energi. Kita dapat menggunakan poster untuk mengajak orang lain bekerjasama menghemat energi.

Tema 2 Subtema 2 PB 4 dan 5

Hari/Tanggal: Senin 19 Agustus 2019
Tujuan Pembelajaran:
1      siswa mampu membuat teks petunjuk tentang menghemat energi dengan benar.
2     siswa mampu menyajikan teks petunjuk dalam bentuk poster dengan benar.
3     siswa mampu menyajikan poster yang menunjukkan pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang terhadap penggunaan energi dengan benar.
4.    Siswa mampu memahami pola lantai dan ketukan
5.    Siswa mampu memahami Sumber Daya Alam (SDA)



PB 4
B. Indonesia

Teks petunjuk dapat disajikan dalam bentuk poster. Poster adalah karya seni berisi gambar dan kalimat ajakan di atas kertas berukuran besar yang digantung atau ditempel. Poster menggunakan kata-kata singkat, padat, jelas dan menarik.
Berikut langkah-langkah membuat poster yang menarik.
1.    Poster sebaiknya berwarna cerah, karena akan menarik perhatian orang untuk membacanya.
2.    Gambar atau tulisan dibuat sesuai tema dan ukuran poster.
3.    Tulisan dibuat dengan kalimat efektif, singkat dan jelas.
 Contoh Poster Hemat Energi Listrik

Baiklah sobat, sekarang waktunya kita melihat beberapa contoh gambar poster beserta slogan hemat listrik didalamnya:


Ilustrasi gambar poster dibawah, memperlihatkan tentang pemakaian lampu rumah. ketika menyalakan lampu, usahana yang diperlukan saja. 
" Satu lampu sudah cukup, mengapa harus menyalakan lampu lainnya"
Beralihlah untuk menggunakan lampu yang lebih hemat. misalkan lampu LED atau sejenisnya. soalnya lampu jenis ini memakai listrik rendah dan penerangannya pun tetap luas.
Katakan "hemat listrik"


Kita tidak tahu pasti, apakah energi listrik yang ada sekarang bisa bertahan sampai ke anak cucu nanti. maka segeralah menggunakan konsep hidup hemat energi listrik.
Hemat listrik untuk selamatkan anak cucu kita
Poster ini terbilang lucu dan enak dipadang mata. karena konsep ilustrasi yang digunakan berkesan halus. dimana gambarnya memakai bentuk kartun hewan.
Hidup Hemat Listrik dan berikan senyuman untuk itu
Untuk lebih mudah menyadarkan khalayak, maka gunakanlah konsep poster yang didalamnya terdapat nilai positif dari hemat listrik. misalkan ketika kita menhematlistrik, maka uang kita tidak banya terbuang, dengan kata lain itu adalah menabung.
Ssemakin sering hemat listrik, semakin sering menabung

Bantu menghemat energi, matikan lampu kalau keluar rumah
Pakai secukupnya saja agar listrik lebih hemat
Jangan lupa cabut colokan kalau sudah tidak dipakai
 Poster berikut terbilang keras slogannya. karena isinya mengatakan bahwa listrik itu sebetulnya langka. jadi para pembaca lebih tertekan.
PKN

Hak dan Kewajiban dalam Penggunaan Energi Listrik 

Listrik merupakan sumber energi yang membantu kita melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan adanya energi listrik, kita dapat menyalakan lampu, televisi, radio , setrika listrik dan lain-lain. Kita semua berhak mendapatkan energi listrik. Kewajiban kita adalah menghemat penggunaannya.

Gambar A
Pemborosan Energi Listrik
1. Apakah kita berhak menyalakan TV? 


2. Apa yang terjadi jika TV menyala, tetapi tidak ada yang menonton?


3. Apa yang perlu kamu lakukan jika akan tidur?


4. Apa yang perlu diperbaiki dari sikap pada gambar di atas?



Gambar B

Bijak dalam Penggunaan Energi Listrik

1. Apakah kita berhak menyalakan TV? Jelaskan.


2. Apa manfaat kita menonton TV bersama-sama anggota keluarga?


3. Apa yang akan terjadi jika setiap anggota keluarga menonton TV sendiri-sendiri?


PB 5
SBDP
Irama adalah urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar musik dan tari (Jamalus, 1989). M. Soeharto (1986) menyatakan irama sebagai gerak yang teratur, di mana irama selalu mengikuti jalan melodi. Akan tetapi irama akan tetap berjalan walaupun melodi berhenti, sampai lagu berhenti. 1. Notasi Irama Notasi irama berbentuk not dan tanda diam. Pengembangan konsep musik pada anak salah satunya adalah untuk mengembangkan konsep rasa irama. Rasa dapat dilatih melalui membaca notasi irama, misalnya: guru menulis notasi irama di papan tulis atau menggunakan chart irama, kemudian anak berlatih bertepuk dan berhenti sesuai notasi (tepuk dan diam). 2. Pulsa Pulsa adalah rangkaian denyutan yang datang secara berulang dan teratur yang dapat dirasakan dan dikhayati dalam musik. Pulsa dapat pula terdengar, atau kelihatan (Jamalus, 1989). Ketukan yang dapat didengar disebut ketukan (beat). Kecepatan jarak waktu bergeraknya pulsa ditentukan oleh satuan-satuan pulsa dan tempo yang digunakan. Tempo adalah pernyataan cepat lambatnya lagu, instrumen, atau vokal (Atan Hamdju, 1989). Beberapa tanda tempo untuk menyatakan cepat lambatnya lagu antara lain: a. Tempo pernyataan lagu lambat: (1) larggissimo, lentissimo; sangat lambat, (2) adagio, lento, largo; lambat, (3) largietto, adagietto; kurang lambat. b. Tempo sedang: (1) adantino; sedang lambat, (2) moderato; sedang, (3) adante; sedang. c. Tempo cepat: (1) allegro; kurang cepat, (2) presto; cepat, (3) allegro vivace; cepat sekali. d. Perubahan: (1) accelerando atau accel; makin cepat, (2) rillentando atau rall;bertambah lambat, (3) ritardando atau rit; berkurang cepatnya, (4) a tempo; kembali ke tanda tempo asal, (5) fermata; diperpanjang. 3. Metronom Maelzel Metronom Maelzel adalah alat yang dipakai untuk mengukur tempo, yaitu alat yang berbentuk piramida dengan petunjuk jarum yang dapat bergerak bolak-balik di muka sebuah skala (Atan Hamdju, 1989:91). Metronom diketemukan oleh seorang Belanda De Wickel (1815) dalam bentuk yang sangat sederhana sekali dan disempurnakan oleh Johan Nepomuk Maelzel (Swiss, 1838). Metronom ditulis dengan M.M. di atas kiri lagu beserta tanda tempo. B. BIRAMA Birama atau metrum atau maat ialah ketukan-ketukan (tekanan-tekanan) yang datang berulang-ulang dengan teratur dalam waktu yang sama (Atan Hamdju, 1989:26). Birama juga dapat diartikan ayunan rangkaian gerak kelompok beberapa pulsa, yang pulsa pertamanya mendapat aksen kuat sedang pulsa lainnya tidak, berlangsung secara berulang-ulang dan teratur (Jamalus, 1989). Penulisan birama perulangan yang satu dengan yang berikutnya dibatasi oleh garis tegak lurus yang disebut satu birama. Misal lagu ditulis dengan birama 2/4 berarti setiap birama terdapat 2 ketukan, tiap ketukan bernilai 1/4.