About

Kamis, 30 Juli 2026

Jum'at, 31 Juli 2026 - Pembiasaan Adab dan PAK

 Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd dan Riza Nafisah Salsabila Wijaya, S. Pd.

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Bahasa Indonesia, Seni Rupa dan Matematika

Kelas / Semester        : 2D / I

Hari, Tanggal             : Kamis, 30 Juli 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, Ananda hebat kelas 2.D! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga Ananda semua sehat, bahagia, dan siap belajar dengan semangat. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum mulai belajar, yuk kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah. Semoga kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah Swt. ✨

Hari ini kita akan belajar tentang pembiasaan adab menuntut ilmu dan PAK sikap jujur. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan rapi dan teliti, serta jangan malu untuk bertanya jika ada yang belum dimengerti. 🌈

Bu Guru yakin Ananda kelas 2.D adalah anak-anak yang rajin, semangat, dan hebat. Yuk, belajar dengan gembira agar ilmu yang kita dapatkan menjadi bermanfaat.

Selamat belajar, Ananda kelas 2.D! Tetap semangat, selalu berbuat baik, dan jadilah anak yang membanggakan orang tua, guru, dan agama. 🌟

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. PAK: Siswa dapat menyebutkan contoh sikap jujur

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

PAK:

  1. Menyebutkan minimal 3 sikap jujur

📌 Materi Pendidikan Anti Korupsi:

SIKAP JUJUR



Apa itu Jujur?

Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur tidak berbohong, tidak menipu, dan mau mengakui kesalahan.


Mengapa Kita Harus Jujur?

Jika kita jujur:

  • 🌟 Teman akan percaya kepada kita.
  • 🌟 Guru dan orang tua akan bangga.
  • 🌟 Hati menjadi tenang.
  • 🌟 Memiliki banyak teman.

Contoh Sikap Jujur

Di Sekolah

  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengakui jika lupa membawa PR.
  • Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
  • Tidak menyontek saat ulangan.

Di Rumah

  • Mengatakan jika memecahkan gelas.
  • Mengakui jika belum mengerjakan tugas.
  • Tidak mengambil uang tanpa izin.

Saat Bermain

  • Bermain sesuai aturan.
  • Mengakui jika kalah.
  • Tidak curang saat bermain.

Contoh Perilaku Tidak Jujur

Berbohong kepada orang tua.

Menyontek pekerjaan teman.

Mengaku memiliki barang yang bukan miliknya.

Menyembunyikan kesalahan.


Cara Membiasakan Sikap Jujur

Berkata apa adanya.

Berani mengakui kesalahan.

Tidak mengambil barang milik orang lain.

Mengembalikan barang yang ditemukan.

Meminta maaf jika melakukan kesalahan.


ASESMEN:



Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa arti sikap jujur?
  2. Mengapa kita harus bersikap jujur?
  3. Sebutkan dua contoh sikap jujur di sekolah!
  4. Apa yang kamu lakukan jika menemukan pensil milik teman?
  5. Bagaimana perasaanmu setelah berkata jujur?

 

Pembiasaan Adab

Adab Menuntut Ilmu

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya belajar serta menunjukkan adab yang baik ketika menuntut ilmu.

Pengertian Belajar

Belajar adalah kegiatan mencari ilmu agar menjadi orang yang berpengetahuan, berakhlak baik, dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Sebagai seorang muslim, belajar merupakan perbuatan yang baik dan dianjurkan dalam agama.

Pentingnya Belajar

Belajar penting karena:

  • Menambah pengetahuan dan wawasan.
  • Membantu kita memahami mana yang baik dan mana yang kurang baik.
  • Membentuk sikap disiplin, rajin, dan bertanggung jawab.
  • Membantu meraih cita-cita.
  • Menjadi bekal untuk memberikan manfaat kepada orang lain.

Adab Menuntut Ilmu

Saat belajar, kita harus membiasakan adab yang baik, di antaranya:

  1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
  2. Datang ke sekolah tepat waktu.
  3. Menghormati dan mematuhi guru.
  4. Mendengarkan penjelasan guru dengan sungguh-sungguh.
  5. Bertanya dengan sopan apabila belum memahami pelajaran.
  6. Menjaga kebersihan dan kerapian tempat belajar.
  7. Rajin membaca, mengulang pelajaran, dan mengerjakan tugas.

Contoh Perilaku Adab Menuntut Ilmu

  • Duduk dengan rapi saat guru menjelaskan.
  • Mengangkat tangan sebelum bertanya.
  • Tidak mengganggu teman yang sedang belajar.
  • Mengucapkan salam ketika bertemu guru.
  • Mengerjakan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Pesan

Rasulullah ﷺ mengajarkan agar umat Islam mencintai ilmu. Dengan belajar dan memiliki adab yang baik, ilmu yang diperoleh akan bermanfaat bagi kehidupan.

Kesimpulan

Belajar merupakan kewajiban yang membawa banyak manfaat. Agar ilmu menjadi berkah, setiap peserta didik harus memiliki adab yang baik, seperti menghormati guru, berdoa, bersungguh-sungguh, dan rajin belajar. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


Rabu, 29 Juli 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - Bahasa Indonesia dan Matematika

 Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd dan Riza Nafisah Salsabila Wijaya, S. Pd.

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Bahasa Indonesia, Seni Rupa dan Matematika

Kelas / Semester        : 2D / I

Hari, Tanggal             : Kamis, 30 Juli 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, Ananda hebat kelas 2.D! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga Ananda semua sehat, bahagia, dan siap belajar dengan semangat. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum mulai belajar, yuk kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah. Semoga kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah Swt. ✨

Hari ini kita akan belajar tentang Huruf Kapital dan tanda baca serta menentukan nilai tempat. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan rapi dan teliti, serta jangan malu untuk bertanya jika ada yang belum dimengerti. 🌈

Bu Guru yakin Ananda kelas 2.D adalah anak-anak yang rajin, semangat, dan hebat. Yuk, belajar dengan gembira agar ilmu yang kita dapatkan menjadi bermanfaat.

Selamat belajar, Ananda kelas 2.D! Tetap semangat, selalu berbuat baik, dan jadilah anak yang membanggakan orang tua, guru, dan agama. 🌟

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
  3. Seni Rupa : Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Menentukan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 100
  3. Seni Rupa : Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Mengidentifikasi informasi penting dalam percakapan yang didengar.
  3. Mengenali fungsi berbagai kata tanya (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).
  4. Menentukan kata tanya yang sesuai dengan informasi yang ingin diketahui.
  5. Menyusun kalimat tanya sederhana menggunakan kata tanya yang tepat.
  6. Mengajukan pertanyaan secara santun kepada guru maupun teman.
  7. Menjawab pertanyaan berdasarkan isi percakapan yang didengar dengan benar.

Matematika:

1.      Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan pada bilangan cacah sampai 100. 

2.      Menuliskan banyak puluhan dan satuan dari suatu bilangan dengan benar. 

3.      Menentukan nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan. 

4.      Menyusun bilangan berdasarkan banyaknya puluhan dan satuan yang ditunjukkan pada gambar atau benda konkret. 

5.      Menjelaskan alasan penentuan nilai tempat berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar atau benda konkret.

Seni Rupa

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital

 



Penggunaan Huruf Kapital

Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

1.      Huruf pertama di awal kalimat.

Contoh: Aku pergi ke sekolah.

2.      Huruf pertama nama orang.

Contoh: Budi, Siti, Rina.

3.      Huruf pertama nama tempat.

Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.

4.      Huruf pertama nama hari dan bulan.

Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca

 

1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
  • Saya suka membaca.
  • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
  • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
  • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
  • Ayo belajar!
  • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
  • Siapa namamu?
  • Di mana rumahmu?

 Asesmen:

📌 Materi Matematika

Membaca dan Menulis Bilangan Sampai 100

 

Apa itu Bilangan Cacah?

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan digunakan untuk menghitung banyak benda.

Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 100


Membaca Bilangan

Perhatikan contoh berikut!

Lambang Bilangan

Cara Membaca

7

tujuh

12

dua belas

18

delapan belas

20

dua puluh

25

dua puluh lima

31

tiga puluh satu

46

empat puluh enam

58

lima puluh delapan

73

tujuh puluh tiga

89

delapan puluh sembilan

100

seratus


Menulis Bilangan

Perhatikan nama bilangan berikut!

Nama Bilangan

Lambang Bilangan

Lima

5

Sebelas

11

Dua puluh

20

Dua puluh empat

24

Tiga puluh tujuh

37

Empat puluh sembilan

49

Lima puluh enam

56

Enam puluh delapan

68

Tujuh puluh dua

72

Delapan puluh lima

85

Sembilan puluh sembilan

99

Seratus

100


Pola Bilangan

Bilangan bertambah satu demi satu.

10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15

25 → 26 → 27 → 28 → 29 → 30

48 → 49 → 50 → 51 → 52


Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🍎 Di dalam keranjang ada 34 buah apel.
Dibaca: tiga puluh empat.

📚 Rani memiliki 52 buku.
Dibaca: lima puluh dua.

Guru memberikan 100 bintang kepada seluruh siswa.
Dibaca: seratus.


Ayo Berlatih!

A. Bacalah bilangan berikut!

  1.        18 = ____________
  2.        26 = ____________
  3.        41 = ____________
  4.        67 = ____________
  5.        95 = ____________

B. Tulislah lambang bilangannya!

  1.       Tiga puluh dua = _____
  2.       Empat puluh lima = _____
  3.       Lima puluh delapan = _____
  4.       Delapan puluh satu = _____
  5.       Sembilan puluh sembilan = _____

 

Asesmen:

 


Selasa, 28 Juli 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - Bahasa Indonesia, Seni Rupa dan Matematika

 Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd 

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Bahasa Indonesia, Seni Rupa dan Matematika

Kelas / Semester        : 2D / I

Hari, Tanggal             : Rabu, 29 Juli 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, Ananda hebat kelas 2.D! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga Ananda semua sehat, bahagia, dan siap belajar dengan semangat. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum mulai belajar, yuk kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah. Semoga kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah Swt. ✨

Hari ini kita akan belajar tentang . Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan rapi dan teliti, serta jangan malu untuk bertanya jika ada yang belum dimengerti. 🌈

Bu Guru yakin Ananda kelas 2.D adalah anak-anak yang rajin, semangat, dan hebat. Yuk, belajar dengan gembira agar ilmu yang kita dapatkan menjadi bermanfaat.

Selamat belajar, Ananda kelas 2.D! Tetap semangat, selalu berbuat baik, dan jadilah anak yang membanggakan orang tua, guru, dan agama. 🌟

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural
  2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
  3. Seni Rupa : Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
  2. Matematika: Menentukan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 100
  3. Seni Rupa : Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Bahasa Indonesia: 

  1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
  2. Mengidentifikasi informasi penting dalam percakapan yang didengar.
  3. Mengenali fungsi berbagai kata tanya (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).
  4. Menentukan kata tanya yang sesuai dengan informasi yang ingin diketahui.
  5. Menyusun kalimat tanya sederhana menggunakan kata tanya yang tepat.
  6. Mengajukan pertanyaan secara santun kepada guru maupun teman.
  7. Menjawab pertanyaan berdasarkan isi percakapan yang didengar dengan benar.

Matematika:

1.      Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan pada bilangan cacah sampai 100. 

2.      Menuliskan banyak puluhan dan satuan dari suatu bilangan dengan benar. 

3.      Menentukan nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan. 

4.      Menyusun bilangan berdasarkan banyaknya puluhan dan satuan yang ditunjukkan pada gambar atau benda konkret. 

5.      Menjelaskan alasan penentuan nilai tempat berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar atau benda konkret.

Seni Rupa

  1. Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.

📌 Materi Bahasa Indonesia:

Penggunaan Huruf Kapital

 



Penggunaan Huruf Kapital

Penggunaan Huruf Kapital

Huruf kapital (huruf besar) digunakan pada:

1.      Huruf pertama di awal kalimat.

Contoh: Aku pergi ke sekolah.

2.      Huruf pertama nama orang.

Contoh: Budi, Siti, Rina.

3.      Huruf pertama nama tempat.

Contoh: Lampung, Jakarta, Indonesia.

4.      Huruf pertama nama hari dan bulan.

Contoh: Senin, Juli, Agustus.

Penggunaan Tanda Baca

 

1. Tanda Titik (.)

Digunakan di akhir kalimat berita atau pernyataan.

  • Contoh:
    • Saya suka membaca.
    • Ibu memasak di dapur.

2. Tanda Koma (,)

Digunakan untuk memisahkan beberapa kata dalam satu kalimat.

  • Contoh:
    • Ani membawa buku, pensil, dan penghapus.
    • Ayah, Ibu, dan Kakak pergi ke pasar.

3. Tanda Seru (!)

Digunakan pada kalimat perintah atau ungkapan kagum.

  • Contoh:
    • Ayo belajar!
    • Wah, indah sekali!

4. Tanda Tanya (?)

Digunakan pada kalimat yang bertanya.

  • Contoh:
    • Siapa namamu?
    • Di mana rumahmu?

 Asesmen:

📌 Materi Matematika

Membaca dan Menulis Bilangan Sampai 100

 

Apa itu Bilangan Cacah?

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan digunakan untuk menghitung banyak benda.

Contoh:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 100


Membaca Bilangan

Perhatikan contoh berikut!

Lambang Bilangan

Cara Membaca

7

tujuh

12

dua belas

18

delapan belas

20

dua puluh

25

dua puluh lima

31

tiga puluh satu

46

empat puluh enam

58

lima puluh delapan

73

tujuh puluh tiga

89

delapan puluh sembilan

100

seratus


Menulis Bilangan

Perhatikan nama bilangan berikut!

Nama Bilangan

Lambang Bilangan

Lima

5

Sebelas

11

Dua puluh

20

Dua puluh empat

24

Tiga puluh tujuh

37

Empat puluh sembilan

49

Lima puluh enam

56

Enam puluh delapan

68

Tujuh puluh dua

72

Delapan puluh lima

85

Sembilan puluh sembilan

99

Seratus

100


Pola Bilangan

Bilangan bertambah satu demi satu.

10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15

25 → 26 → 27 → 28 → 29 → 30

48 → 49 → 50 → 51 → 52


Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🍎 Di dalam keranjang ada 34 buah apel.
Dibaca: tiga puluh empat.

📚 Rani memiliki 52 buku.
Dibaca: lima puluh dua.

 Guru memberikan 100 bintang kepada seluruh siswa.
Dibaca: seratus.


Ayo Berlatih!

A. Bacalah bilangan berikut!

  1.        18 = ____________
  2.        26 = ____________
  3.        41 = ____________
  4.        67 = ____________
  5.        95 = ____________

B. Tulislah lambang bilangannya!

  1.       Tiga puluh dua = _____
  2.       Empat puluh lima = _____
  3.       Lima puluh delapan = _____
  4.       Delapan puluh satu = _____
  5.       Sembilan puluh sembilan = _____

 

Asesmen:

 

📌 Materi Seni Rupa:

UNSUR RUPA WARNA DAN BENTUK


Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.



🎨 A. Warna

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat gambar atau karya seni menjadi lebih indah, menarik, dan hidup.

Kita dapat melihat warna karena adanya cahaya.

Jenis-jenis Warna

🔴 1. Warna Primer (Warna Dasar)
Warna primer adalah warna yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

Contohnya:

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

🟠 2. Warna Sekunder
Warna sekunder diperoleh dari mencampurkan dua warna primer.

Contoh:

  • Merah + Kuning = Jingga
  • Kuning + Biru = Hijau
  • Biru + Merah = Ungu

🟢 3. Warna Tersier
Warna tersier diperoleh dari campuran warna primer dan warna sekunder.

Contoh:

  • Merah + Jingga
  • Kuning + Hijau
  • Biru + Ungu

Manfaat Warna

  • Membuat gambar lebih indah.
  • Menunjukkan suasana (senang, sedih, tenang).
  • Menarik perhatian orang yang melihat.

Contoh:

  • Matahari berwarna kuning.
  • Daun berwarna hijau.
  • Langit berwarna biru.

🔷 B. Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda yang dapat dilihat.

Bentuk dapat berupa bangun datar maupun bentuk benda nyata.

Macam-macam Bentuk

Bentuk Geometris
Bentuk yang teratur dan memiliki ukuran yang jelas.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang
  • Segitiga 🔺
  • Oval

Bentuk Nongeometris
Bentuk yang tidak beraturan dan biasanya terdapat di alam.

Contoh:

  • Daun 🍃
  • Awan ☁️
  • Bunga 🌸
  • Hewan 🐟
  • Pohon 🌳

Manfaat Bentuk

  • Membentuk gambar menjadi jelas.
  • Membantu mengenali benda.
  • Membuat karya seni lebih menarik.

Contoh:

  • Rumah tersusun dari persegi dan segitiga.
  • Mobil terdiri atas persegi panjang dan lingkaran.
  • Bunga memiliki bentuk kelopak yang indah.

 Asesmen:

 


📌 Refleksi Pembelajaran: