About

Kamis, 01 Oktober 2026

Jum'at, 2 Oktober 2026 - PAK

 IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita, S.Pd. dan Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: PAK

Hari/Tanggal: Jumat, 02 oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Materi: Sumatif Harian 2

Pertemuan ke: -

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu menjelaskan arti disiplin serta menunjukkan contoh perilaku disiplin di lingkungan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid menyadari pentingnya menaati aturan, menghargai waktu, dan melaksanakan kewajiban dengan tertib sebagai bentuk sikap disiplin.
  • Meaningful (Bermakna): Murid menghubungkan materi sikap disiplin dengan kebiasaan sehari-hari di sekolah, seperti datang tepat waktu, mendengarkan guru, mengerjakan tugas, melaksanakan piket, dan menaati aturan.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid mengikuti kegiatan sumatif dengan suasana tenang dan menyenangkan melalui soal bergambar atau soal sederhana yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian sikap disiplin.
  2. Mengidentifikasi contoh sikap disiplin di lingkungan sekolah.
  3. Mengidentifikasi contoh perilaku tidak disiplin di sekolah.
  4. Menjelaskan manfaat bersikap disiplin di sekolah.
  5. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
  6. Membiasakan sikap disiplin dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

 

📌 MATERI: Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: latihan dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.D. Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan keberkahan dalam kegiatan kita. Aamiin. 🤲

Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah.

Anak-anak, siapa yang tadi datang ke sekolah tepat waktu? Ketika bel berbunyi, apa yang harus kita lakukan? Apa yang harus kita lakukan ketika guru sedang menjelaskan?

Nah, datang tepat waktu, menaati aturan, mendengarkan guru, mengerjakan tugas, dan melaksanakan piket merupakan contoh sikap disiplin.

Hari ini kita akan mengerjakan Sumatif Harian 2 tentang sikap disiplin. Bacalah setiap soal dengan teliti, kerjakan dengan jujur, tenang, dan percaya diri. 🌷



A. Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap menaati aturan serta melakukan sesuatu dengan tertib dan tepat waktu.

Di sekolah, sikap disiplin berarti kita mematuhi aturan sekolah dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Anak yang disiplin akan:

  • datang tepat waktu;
  • mengikuti pembelajaran dengan tertib;
  • mendengarkan guru;
  • mengerjakan tugas;
  • menjaga kebersihan;
  • melaksanakan piket;
  • menaati aturan sekolah.

B. Sikap Disiplin di Lingkungan Sekolah

Contoh sikap disiplin di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.
  2. Memakai seragam sesuai aturan.
  3. Berbaris dengan rapi.
  4. Masuk kelas ketika bel berbunyi.
  5. Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  6. Mendengarkan guru saat menjelaskan.
  7. Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  8. Mengerjakan tugas tepat waktu.
  9. Membawa perlengkapan belajar.
  10. Melaksanakan piket sesuai jadwal.
  11. Membuang sampah pada tempatnya.
  12. Merapikan meja dan alat belajar setelah digunakan.
  13. Meminta izin ketika ingin keluar kelas.
  14. Mengikuti kegiatan sekolah dengan tertib.
  15. Menaati peraturan sekolah.

C. Perilaku Tidak Disiplin di Sekolah

Perilaku tidak disiplin adalah perilaku yang tidak menaati aturan atau tidak melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contohnya:

  1. Datang terlambat ke sekolah.
  2. Tidak memakai seragam sesuai aturan.
  3. Bermain ketika guru sedang menjelaskan.
  4. Berbicara sendiri saat pembelajaran.
  5. Tidak mengerjakan tugas.
  6. Tidak membawa perlengkapan belajar.
  7. Tidak melaksanakan piket.
  8. Membuang sampah sembarangan.
  9. Keluar kelas tanpa izin.
  10. Mengganggu teman saat belajar.

D. Manfaat Bersikap Disiplin di Sekolah

Kita harus membiasakan sikap disiplin karena dapat:

🌱 membuat kegiatan belajar menjadi tertib;
🌱 membantu kita menggunakan waktu dengan baik;
🌱 membuat kelas menjadi nyaman;
🌱 melatih rasa tanggung jawab;
🌱 membuat kita dipercaya oleh guru dan teman;
🌱 membantu kita menjadi anak yang mandiri.


Ø Soal Sumatif Harian:



Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

Jum'at, 2 Oktober 2026 - Pembiasaan Adab

 IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita , S.Pd. dan  Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: Pembiasaan Adab

Hari/Tanggal: Jum'at, 02 oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Materi: Menghormati orang tua di rumah. 

Pertemuan ke: 5

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membiasakan sikap menghormati, menyayangi, dan menaati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:
Murid mampu menghormati orang tua di rumah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak cerita atau percakapan tentang sikap kepada orang tua dengan saksama serta menyadari pentingnya bersikap sopan dan menghormati orang tua.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi menghormati orang tua dengan pengalaman dan kegiatan sehari-hari di rumah.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, gambar, percakapan sederhana, tanya jawab, dan kegiatan memilih sikap yang baik kepada orang tua.

 

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Menyimak cerita atau percakapan tentang menghormati orang tua.
  2. Mengenal pentingnya menghormati orang tua.
  3. Menyebutkan contoh adab kepada orang tua di rumah.
  4. Membedakan sikap yang baik dan tidak baik kepada orang tua.
  5. Mempraktikkan cara berbicara dan bersikap sopan kepada orang tua.
  6. Membiasakan membantu, menaati, dan menyayangi orang tua.

 

📌 MATERI: Menghormati orang tua di rumah. 

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Menyimak, tanya jawab, diskusi, bercerita, bermain peran, mengamati gambar, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, gambar kegiatan menghormati orang tua, kartu gambar sikap baik dan tidak baik, teks cerita, video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.D! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak hebat, coba ingat kembali. Siapa yang selalu merawat dan menyayangi kalian di rumah?

“Ayah dan Ibu.” ❤️

Ayah dan Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita. Karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati mereka. Hari ini kita akan belajar tentang “Menghormati Orang Tua di Rumah.”

Coba pikirkan:

⭐ Apakah kamu selalu berbicara dengan sopan kepada Ayah dan Ibu?

⭐ Apakah kamu membantu Ayah dan Ibu di rumah?

⭐ Apakah kamu mendengarkan nasihat orang tua?

⭐ Apakah kamu mengucapkan terima kasih setelah dibantu?

Mari kita belajar menjadi anak yang sopan, penyayang, suka membantu, dan menghormati orang tua. ❤️

 

Orang tua adalah orang yang sangat berjasa dalam merawat, menyayangi, mendidik, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menyayangi orang tua. Menghormati orang tua merupakan salah satu akhlak yang baik.

A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

Menghormati orang tua berarti menunjukkan rasa sayang, sopan, dan patuh kepada Ayah dan Ibu melalui perkataan maupun perbuatan.

Menghormati tidak harus dengan hal yang sulit. Kita dapat melakukannya mulai dari kebiasaan kecil setiap hari.

Contohnya:

  • Menyapa Ayah dan Ibu ketika bertemu.
  • Berpamitan ketika akan pergi.
  • Mendengarkan ketika diberi nasihat.
  • Membantu pekerjaan sederhana di rumah.
  • Tidak berkata kasar.
  • Mengucapkan terima kasih.

B. Menghormati Orang Tua melalui Perbuatan Kecil

Anak yang menghormati orang tua dapat melakukan berbagai kebiasaan baik berikut.

🛏️ Saat Bangun Tidur

Setelah bangun tidur, kita dapat:

  • Merapikan tempat tidur sendiri.
  • Berdoa.
  • Mengucapkan salam kepada orang tua.

Dengan melakukan tugas sendiri, kita sudah membantu meringankan pekerjaan orang tua.

🍽️ Saat Makan

Ketika makan bersama keluarga, kita dapat:

  • Duduk dengan sopan.
  • Tidak memilih-milih makanan secara berlebihan.
  • Membantu mengambilkan makanan.
  • Mengucapkan terima kasih setelah makan.

🧸 Setelah Bermain

Setelah selesai bermain, kita sebaiknya:

  • Merapikan mainan.
  • Mengembalikan barang ke tempatnya.
  • Tidak meninggalkan rumah dalam keadaan berantakan.

Hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan membantu orang tua.


C. Sikap Ketika Orang Tua Sedang Sibuk

Kadang Ayah dan Ibu sedang bekerja atau melakukan pekerjaan rumah.

Apa yang dapat kita lakukan?

❌ Jangan mengganggu secara berlebihan.

❌ Jangan hanya menunggu untuk dilayani.

✅ Kita dapat melakukan pekerjaan sendiri.

✅ Kita dapat menawarkan bantuan.

Contoh:

Ibu sedang mencuci piring.

Rafi berkata,
"Ibu, apakah ada yang bisa aku bantu?"

Rafi kemudian membantu mengeringkan meja makan.

Sikap Rafi menunjukkan rasa peduli dan menghormati Ibunya.


D. Ketika Keinginan Kita Tidak Dituruti

Tidak semua keinginan kita dapat langsung dipenuhi oleh orang tua.

Misalnya, kita ingin membeli mainan baru, tetapi Ayah berkata bahwa saat ini belum bisa membelinya.

Sikap yang baik adalah:

  • Tidak marah.
  • Tidak menangis berlebihan.
  • Tidak memaksa.
  • Menerima penjelasan orang tua dengan sabar.

Kita dapat berkata:

"Baik, Ayah. Tidak apa-apa. Mungkin lain kali."

Menghormati orang tua juga berarti belajar menerima keputusan mereka dengan sikap yang baik.


E. Ketika Orang Tua Memberikan Nasihat

Nasihat diberikan karena orang tua menyayangi kita.

Misalnya:

Ibu berkata:
"Jangan lupa belajar sebelum bermain."

Sikap yang baik adalah mendengarkan dan melaksanakan nasihat tersebut.

Namun, sikap berikut perlu dihindari:

🙅 Menutup telinga.

🙅 Pergi ketika dinasihati.

🙅 Membantah dengan kasar.

🙅 Mengucapkan kata-kata yang menyakitkan.


F. Kata-Kata yang Membuat Orang Tua Senang

Perkataan yang baik dapat membuat suasana rumah menjadi nyaman.

Biasakan menggunakan kata-kata berikut:

🌸 "Tolong, Ayah."

🌸 "Terima kasih, Ibu."

🌸 "Maaf, Ayah."

🌸 "Baik, Ibu."

🌸 "Boleh aku membantu?"

Kata-kata sederhana tersebut menunjukkan bahwa kita memiliki sikap sopan.


G. Tantangan Anak Hebat di Rumah

Mulai hari ini, mari melakukan 5 Kebiasaan Anak Berbakti:

⭐ Merapikan barang sendiri.

⭐ Berbicara dengan suara lembut.

⭐ Membantu orang tua tanpa diminta.

⭐ Mendengarkan nasihat dengan baik.

⭐ Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.

Ingat!
Menghormati orang tua bukan hanya dilakukan ketika diminta oleh guru. Sikap menghormati harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah.

Rabu, 30 September 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita, S.Pd. dan Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal: Kamis, 1 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Mater: Kata kerja akrif dan kata kerja pasif

Pertemuan ke: 2

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat membaca kalimat dengan teliti dan memperhatikan kata kerja yang menunjukkan siapa yang melakukan atau dikenai suatu kegiatan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami kata kerja aktif dan pasif melalui kegiatan sehari-hari, seperti membaca, menyapu, mencuci, memasak, dan bermain.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar, bermain tebak kata kerja, tanya jawab, mengubah kalimat, diskusi, dan latihan sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal kata kerja melalui kegiatan sehari-hari.
  2. Mengenal pengertian kata kerja aktif dan pasif.
  3. Mengidentifikasi kata kerja aktif dalam kalimat sederhana.
  4. Mengidentifikasi kata kerja pasif dalam kalimat sederhana.
  5. Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
  6. Mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif sederhana.
  7. Mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sederhana.
  8. Membuat kalimat sederhana menggunakan kata kerja aktif dan pasif.


📌 MATERI: kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Mengamati, membaca, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan mencari kata, penugasan, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu kata, video pembelajaran


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.D 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan kegiatan yang kalian lakukan setiap hari. Misalnya, Ibu memasak, Ayah mencuci mobil, atau Kakak membaca buku.

Menurut kalian, apa yang dilakukan Ibu, Ayah, dan Kakak?

Benar, mereka melakukan suatu kegiatan. Kata yang menunjukkan kegiatan disebut kata kerja.

Allah Swt. menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dan menggunakan anggota tubuh dengan baik. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk melakukan kebaikan. ✨

Hari ini kita akan belajar kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Kita akan belajar membedakan kalimat yang menunjukkan seseorang melakukan kegiatan dan kalimat yang menunjukkan seseorang atau sesuatu dikenai kegiatan. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. 🌷




A. Mengenal Kata Kerja

Kata kerja adalah kata yang menunjukkan suatu kegiatan atau tindakan.

Contoh:

  • membaca
  • menulis
  • menyapu
  • mencuci
  • memasak
  • bermain
  • menggambar
  • membawa
  • membuka
  • menutup

Contoh dalam kalimat:

  • Siti membaca buku.
  • Ibu memasak nasi.
  • Budi menulis surat.
  • Ayah mencuci mobil.

Kata membaca, memasak, menulis, dan mencuci merupakan kata kerja karena menunjukkan kegiatan.


B. Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu kegiatan atau tindakan.

Biasanya kata kerja aktif menggunakan awalan me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.

Contoh:

  1. Rani membaca buku.
  2. Ibu memasak nasi.
  3. Ayah mencuci mobil.
  4. Budi menulis surat.
  5. Siti menyapu lantai.

Pada kalimat:

Rani membaca buku.

  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.
  • membaca = kata kerja aktif.
  • buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.

C. Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang menunjukkan bahwa subjek dikenai atau menerima suatu tindakan.

Kata kerja pasif sering menggunakan awalan di-.

Contoh:

  1. Buku dibaca oleh Rani.
  2. Nasi dimasak oleh Ibu.
  3. Mobil dicuci oleh Ayah.
  4. Surat ditulis oleh Budi.
  5. Lantai disapu oleh Siti.

Pada kalimat:

Buku dibaca oleh Rani.

  • Buku = sesuatu yang dikenai kegiatan.
  • dibaca = kata kerja pasif.
  • Rani = orang yang melakukan kegiatan.











Cara mudah mengingat:

🟢 Aktif = melakukan
🔵 Pasif = dikenai kegiatan















F. Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif

Kalimat aktif dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Contoh 1

Aktif: Ibu memasak nasi.
⬇️
Pasif: Nasi dimasak oleh Ibu.

Contoh 2

Aktif: Ayah mencuci mobil.
⬇️
Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.

Contoh 3

Aktif: Siti membaca buku.
⬇️
Pasif: Buku dibaca oleh Siti.

Contoh 4

Aktif: Budi menulis surat.
⬇️
Pasif: Surat ditulis oleh Budi.


G. Mengubah Kalimat Pasif Menjadi Aktif

Kalimat pasif juga dapat diubah menjadi kalimat aktif.

Contoh 1

Pasif: Bola ditendang oleh Raka.
⬇️
Aktif: Raka menendang bola.

Contoh 2

Pasif: Buku dibaca oleh Siti.
⬇️
Aktif: Siti membaca buku.

Contoh 3

Pasif: Mobil dicuci oleh Ayah.
⬇️
Aktif: Ayah mencuci mobil.


H. Kosakata Baru

Kata kerja: kata yang menunjukkan kegiatan atau tindakan.

Aktif: melakukan suatu kegiatan.

Pasif: dikenai atau menerima suatu kegiatan.

Pelaku: orang yang melakukan suatu kegiatan.

Tindakan: kegiatan yang dilakukan.

Awalan: bagian yang ditambahkan pada awal kata, seperti me- dan di-.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

A. Berilah tanda A untuk kata kerja aktif dan P untuk kata kerja pasif!

  1. Ibu memasak nasi. (___)
  2. Buku dibaca oleh Rina. (___)
  3. Ayah mencuci mobil. (___)
  4. Lantai disapu oleh Siti. (___)
  5. Budi menulis surat. (___)

B. Lingkarilah kata kerja pada kalimat berikut!

  1. Kakak membawa tas ke sekolah.
  2. Adik bermain bola di halaman.
  3. Buku itu dibaca oleh Dita.
  4. Ibu membeli buah.
  5. Kue dimakan oleh Andi.

C. Ubahlah kalimat aktif menjadi kalimat pasif!

  1. Ibu memasak nasi.
    Jawab: __________________________
  2. Ayah mencuci mobil.
    Jawab: __________________________
  3. Siti membaca buku.
    Jawab: __________________________

D. Ubahlah kalimat pasif menjadi kalimat aktif!

  1. Bola ditendang oleh Raka.
    Jawab: __________________________
  2. Surat ditulis oleh Budi.
    Jawab: __________________________ 

Ø Jawaban atau uraian: