About

Selasa, 27 Agustus 2024

Matematika dan Seni Rupa

 Hari/Tanggal: Selasa, 27 Agustus 2024


CAPAIAN PEMBELAJARAN


Peserta didik mampu menghitung penjumlahan dengan menggunakan bentuk puluhan.

Video Pembelajaran

Bilangan

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100.

Peserta didik membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu memahami dan menghitung penjumlahan dengan menggunakan bentuk puluhan

Video Pembelajaran :

penjumlahan susun panjang

Penjumlahan dapat dilakukan dengan cara pendek dan cara bersusun panjang. Dalam penjumlahan bersusun panjang, kita harus memisahkan angka berdasarkan nilai tempatnya seperti contoh di bawah ini, kemudian kita jumlahkan ke bawah sesuai dengan nilai tempatnya.



Seni Rupa

Elemen : Mengalami (Experiencing)

Peserta didik memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan  menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa.

Tujuan Pembelajaran : 

Peserta didik membuat karya seni rupa menggunakan hasil pengamatannya terhadap lingkungan sekitar, menggunakan unsur garis, bentuk dan atau warna

Alur Tujuan Pembeelajaran : 

1.     Melalui kegiatan mengamati peserta didik dapat memahami unsur garis pada seni rupa dua dimensi

Pengertian Garis

Garis adalah gabungan dari sejumlah titik yang sejajar dan memiliki ukuran yang sama. Garis itu sendiri memiliki dimensi yang bentuknya memanjang dan memiliki arah. Bisa pendek, tebal, panjang, halus, bergelombang, lurus, melengkung dan sebagainya. Apa yang telah menjadi ukuran garis maupun untuk garis itu sendiri tidak ditandai oleh sentimentalitas.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), garis adalah coretan panjang (lurus, bengkok, atau lengkung).Namun, menggunakan ukuran yang bersifat relatif, yang dimaksud dengan ukuran bersifat relatif. Yang dimaksud dengan ukuran relatif meliputi tinggi, rendah, panjang, pendek, besar, tebal, kecil, dan juga tipis. Adapun arah garis ada tiga macam yaitu horizontal, vertikal dan juga diagonal.

Macam - Macam Garis 



REFLEKSI/KESIMPULAN
Berdasarkan pembelajaran matematika hari ini peserta didik dapat diketahui bahwa hampir semua peserta didik sudah mampu memahami materi tentang penjumlahan dengan teknik panjang dengan baik, namun masih ada 3 peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menjumlahkan dengan teknik panjang dikarenakan peserta didik belum dapat menghitung dengan baik untuk mengatasi hal tersebut Guru akan melatih peserta didik dalam menghitung penjumlahan. Dan untuk pembelajaran seni rupa semua peserta didik sudah dapat mengeksplorasi unsur garis yang diberikan menjadi sebuah karya seni rupa yang indah sehingga guru tidak perlu memberikan perbaikan.
 Dokumentasi kegiatan hari ini:










Senin, 26 Agustus 2024

Pendidikan Anti Korupsi dan Bahasa Indonesia

  Hari/Tanggal: Senin, 26 Agustus 2024


PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

Tujuan :

Peserta didik dapat mengetahui sikap jujur, contoh dan akibatnya melalui latihan soal dengan tepat.

Hari ini kita akan mengerjakan latihan soal Pendidikan Anti Korupsi materi jujur.

1. Sikap yang menunjukkan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan dinamakan ...

a. Berani b. Tanggung jawab c. Jujur

2. Berkata tidak sesuai kenyataan dinamakan ...

a. Bohong b. Sombong c. Malas

3. Kejujuran adalah contoh sikap yang ...

a. Baik b. Buruk c. Tercela

4. Seseorang yang jujur akan ...

a. Dibenci orang lain b. Dijauhi orang lain 

c. Disukai orang lain

5. Jujur ketika ulangan artinya kita tidak boleh ...

a. Diam sendiri b. Mengerjakan sendiri 

c. Mencontek kerjaan teman


BAHASA INDONESIA
Capaian Pembelajaran :

Membaca dan memirsa :
Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalnya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang diperiksa Peserta didik mampu memaknai kosakata baru.

Tujuan pembelajaran: 

  Peserta didik dapat membaca kata-kata yang sering ditemui sehari - hari. 
  Peserta didik dapat menuliskan kalimat dengan kombinasi subjek, predikat, dan objek.
  Peserta didikdapat menceritakan sebuah kejadian secara runtut dengan bantuan gambar.


Bacalah cerita berikut bersama guru.


Bagaimana jika teman-teman
mengejeknya?
Bagaimana jika dia tidak bisa
bergerak bebas?
Kadek menyimpan kacamatanya
Namun, tulisan di papan tulis
jadi susah dibaca.
Kadek juga jadi sering
tersandung.
Bagaimana ini?
Kadek terpaksa memakai kacamatanya.
Wah, semua jadi terlihat lebih jelas!
Ternyata Kadek memang
perlu bantuan kacamata.
Guru akan memberikan daftar
kata dari cerita.
Bacalah kata-kata tersebut
dengan lantang.
Lakukan secara bergantian.



Amati gambar-gambar di bawah ini.
Susunlah gambar menjadi kejadian yang berurutan.
Kemudian, ceritakan kejadian tersebut kepada guru.


SIMAK VIDIO DI BAWAH INI 👇


PPT PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
S - P - O

REFLEKSI /KESIMPULAN

Berdasarkan pembelajaran bahasa indonesia materi tentang kalimat tanya peseta didik sudah mampu untuk membuat kalimat tanya dan menyebutkan macam2 kalimat tanya dan guru melanjutkan materi selanjutnya yakni S - P -O Untuk materi  ini peserta didik sebagian besar belum memahami dan guru melanjutkan pembelaran ini di pertemuan selanjutnya.
Selanjutnya untuk materi latihan pendidikan anti korupsi sebagian peserta didik sudah memahami materi dan mendapat nilai yg baik.








Jumat, 23 Agustus 2024

Pendidikan Pancasila

  Hari/Tanggal: Jum'at, 23 Agustus 2024


Elemen CP : 

Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat mengenal macam -macam aturan

Alur Tujuan Pembelajaran : Peserta didik memahami aturan dan contoh _contoh penerapan di lingkungan keluarga


Berbagai Aturan di Keluargaku

 Aturan adalah tindakan atau perbuatan yang harus dijalankan. 
 Contoh aturan di lingkungan keluarga: 
● Menghormati kedua orang tua 
● Berpamitan sebelum keluar rumah 
● Saling menghargai antara anggota keluarga 
● Saling membantu antara anggota keluarga 
● Memberi tahu jika hendak pergi keluar rumah 
● Mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke kamar selain kamar kita 
● Berbicara dan bersikap sopan 
● Makan dengan tenang dan rapi 
● Membuang sampah pada tempatnya 
● Menyimpan kembali barang yang sudah digunakan di tempatnya semula

Kegiatan sesuai aturan di lingkungan keluarga: 
 Pulang sekolah tepat waktu 
 Sesampainya di rumah mengetuk pintu dan memberi salam pada orang tua 
 Meletakkan sepatu pada tempatnya 
 Lekas ganti baju dan merapikan tas 
 Mencuci tangan dan kaki 
 Makan siang 
 Mengulang kembali pelajaran di rumah 
 Mencuci kaki dan tangan sebelum tidur siang 
 Tidur siang sebelum memulai kegiatan pada sore hari 

Sikap patuh terhadap aturan di lingkungan keluarga: 

1. Patuh terhadap orang tua. 
2. Menjaga nama baik keluarga.
3. Menghormati anggota keluarga. 
4. Menaati aturan yang telah diputuskan bersama. 
5. Mendengar nasihat terutama dari orang tua. 
6. Melaksanakan ibadah tepat waktu. 
7. Saling menolong. 
8. Berbicara dengan sopan. 

Contoh aturan menghemat air bersih: 

1. Mematikan keran saat tidak digunakan. 
2. Menyiram tanaman menggunakan air bekas cucian beras. 

3. Menaburkan kompos daun di sekitar tanaman. Kompos akan menyimpan air lebih lama





REFLEKSI/KESIMPULAN
Berdasarkan pembelajaran pendidikan pancasila yang telah dilakukan di kelas 2C  hari ini siswa sudah memahami tentang aturan yang ada di rumah ( lingkungan keluarga) dan siswa dapar menyebutkan aturan yang ada di rumah masing-masing dengan baik.



Rabu, 21 Agustus 2024

P5 dan Pendidikan Pancasila

 Hari/Tanggal: Kamis, 22 Agustus 2024


AKTIFITAS 4

Belajar tentang Sejarah Tarian Tradisional di Indonesia

 

Dimensi           : Berkebhinekaan Global

Tujuan             : Peserta didik mampu mengetahui Sejarah tarian tradisional yang ada di Indonesia

 

Kegiatan Awal

1.      Menentukan Sejarah tarian tradisional yang akan ditamplkan

2.      Menyiapkan materi ajar mengenai tayangan video Sejarah tarian tradisional

Tarian Tradisional Sumatera Barat https://youtu.be/As5r4VxqEGQ?feature=shared

Tarian Tradisional Jawa Timur https://youtu.be/no1xmv-9bIU?feature=shared

Tarian Tradisional Sumatera Selatan https://youtu.be/fX0x7-azwpA?feature=shared

Tarian Tradisional Sumatera Utara https://youtu.be/MOR9bo51uXU?feature=shared

Kegiatan Inti

1.      Peserta didik dikondisikan duduk dengan rapi dan tertib selama mengikuti kegiatan penyampaian materi oleh narasumber (Menyesuaikan) tentang sejarah keberagaman Tarian tradisional yang ada di Indonesia.

2.      Peserta didik diperintahkan untuk menyaksikan tayangan video mengenai sejarah tarian daerah.

3.      Sesi tanya jawab. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya dan mengemukakan pendapatnya mengenai tayangan video tersebut.

4.      Selama kegiatan, pendidik ikut serta mendampingi peserta didik.

5.      Peserta didik diperintahkan untuk menulis informasi yang ia dapatkan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

6.      Pendidik memberikan umpan balik setelah kegiatan penyampaian materi.

Penutup

Pendidik memberikan gambaran untuk kegiatan pada pertemuan yang akan datang, mengenai persiapan untuk menonton tarian daerah.

 

Lembar Kerja Peserta Didik (Aktivitas 4)

 

Nama               :

Kelas               :

Hari/Tanggal    :

 

Petunjuk pengisian lembar kerja!

No

Nama Tarian

Asal Daerah

Ceritakan Keunggulan/Keunikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Silahkan mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait sejarah tarian tradisional di indonesia berdasarkan video yang sudah kalian amati

Pendidikan Pancasila 

Pelaksanaan sumatif harian 1

Pilihlah Jawaban Di Bawah Ini Dengan Tepat!

1. Warna merah pada bendera Indonesia melambangkan…
a. Keberanian
b. Kebahagiaan
c. Kesucian

2. Sikap yang mencerminkan warga negara yang baik dalam menghargai bendera kebangsaan adalah dengan…
a. Mengibarkan bendera Merah Putih dengan hormat
b. Menyembunyikan bendera Merah Putih
c. Mengganti warna bendera Merah Putih

3. Lagu kebangsaan Indonesia berjudul ...
a. Halo-Halo Bandung
b. Garuda Pancasila
c. Indonesia Raya

4. Sila keempat Pancasila dilambangkan dengan gambar…
a. Padi dan kapas
b. Pohon beringin
d. Kepala banteng

5. Apa arti dari simbol bintang dalam Pancasila?
a. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
b. Ketuhanan yang Maha Esa
c. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

6. Sila kedua Pancasila berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab." contoh perbuatan yang mencerminkan sila kedua adalah…

a. Membantu teman yang sedang kesulitan
b. Berkelahi dengan teman
c. Mengambil barang teman tanpa izin

7. Sila keempat Pancasila berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Penerapan sila ke empat didalam kelas adalah…

a. Memaksakan pendapat sendiri
b. Menghargai pendapat teman
c. Mengabaikan pendapat teman

 

8. Sila keempat mengajarkan kita untuk bermusyawarah. Apa yang harus dilakukan saat ingin memilih ketua kelas…

a. Memilih secara bersama-sama
b.Tidak mau ikut memilih
c. Marah jika pilihan kita tidak terpilih

 

9. Sila kelima Pancasila berbunyi "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia." Contoh pengamalan sila ini adalah...

a Membagi tugas piket secara adil
b. Membiarkan teman bekerja sendiri
c. Mengambil bagian yang paling besar saat berbagi

10. Perhatikan gambar berikut

Jika melihat sampah di sekitar kita, sikap yang benar adalah...

a. Membiarkan saja karena bukan tugas kita
b. Memungutnya dan membuang ke tempat sampah
c. Menunggu orang lain membersihkannya

Isian

1. Saat menyanyikan lagu "Indonesia Raya," kita harus berdiri dengan sikap ...

2. Bendera negara Indonesia berwarna…

3. Perhatikan gambar berikut

Gambar diatas merupakan simbol Pancasila sila ke …. Berbunyi….

4. Sila kedua Pancasila berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab." Apa yang sebaiknya kita lakukan jika melihat teman yang jatuh…

5. Sila pertama Pancasila berbunyi "Ketuhanan yang Maha Esa." Contoh pengamalan sila ini adalah...

REFLEKSI /KESIMPULAN

Alhamdulilah untuk pecapaian sumatif 1 pembelajaran pendidikan pancasila hampir semua mendapatkan hasil yang baik,hanya beberapa siswa yang belum mendapat nilai yg kurang baik ,dan tidak lanjut guru memberikan remedial untuk mencapai ketuntasan dalam penilaian.