About

Selasa, 06 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - Seni Rupa

  IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita, S.Pd. dan Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: Seni Rupa

Hari/Tanggal: Rabu, 07 oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Materi: Mengenal Tekstur (Kasar dan Halus)

Pertemuan ke: 2

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

MMurid dapat mengapresiasi karya diri sendiri (Tekstur dan Pola)

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati dan mengenali tekstur pada berbagai benda dengan teliti menggunakan penglihatan dan perabaan.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan tekstur kasar dan halus dengan benda-benda yang ada di lingkungan sekitar, seperti batu, kayu, daun, kapas, kain, kertas, dan benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengenal dan membedakan tekstur kasar dan halus melalui kegiatan mengamati, meraba, mencocokkan, dan mengelompokkan gambar atau benda.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal dan membedakan tekstur kasar dan tekstur halus dengan benar.
  2. Mengenal pola sebagai unsur rupa berupa pengulangan bentuk, garis, atau warna.
  3. Membuat karya seni rupa sederhana yang menggabungkan tekstur dan pola.
  4. Mengidentifikasi dan menyebutkan tekstur serta pola yang terdapat pada karya sendiri.
  5. Menyampaikan apresiasi terhadap karya sendiri dengan bahasa yang santun

 

📌 MATERI: MENGENAL TEKSTUR (KASAR DAN HALUS)

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode: Latihan, pengamatan, tanya jawab, dan penugasan

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar benda, dan benda-benda di sekitar yang memiliki tekstur kasar dan halus.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.D! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa bersama, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah agar kegiatan hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan dan rasakan benda yang ada di sekitar kalian. Pernahkah kalian menyentuh batu, kulit buah, meja, kapas, kain, atau kertas?

Bagaimana rasanya? Ada benda yang terasa kasar, dan ada juga yang terasa halus.

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda dengan bentuk dan permukaan yang berbeda-beda. Keberagaman tekstur tersebut membuat benda dan karya seni menjadi lebih menarik. 🌿✨

Hari ini kita akan belajar tentang tekstur, khususnya tekstur kasar dan halus.

Mari belajar dengan teliti, berani mencoba, dan menjaga benda yang kita gunakan. Semoga kita dapat mengenal dan membedakan tekstur dengan baik. 💖

 




1. Pengertian Tekstur

Tekstur adalah sifat atau keadaan permukaan suatu benda yang dapat dirasakan dengan indera peraba dan dapat dilihat.

Setiap benda dapat memiliki tekstur yang berbeda. Ada benda yang permukaannya kasar, dan ada benda yang permukaannya halus.

Contoh benda di sekitar kita:

  • Batu memiliki tekstur kasar.
  • Kulit pohon memiliki tekstur kasar.
  • Kapas memiliki tekstur lembut dan halus.
  • Kertas memiliki permukaan yang relatif halus.
  • Kain dapat memiliki tekstur halus atau kasar tergantung jenis kainnya.

2. Tekstur Kasar

Tekstur kasar adalah permukaan benda yang terasa tidak rata atau berbintil ketika disentuh.

Contoh benda yang memiliki tekstur kasar:

  • 🪨 Batu
  • 🌳 Kulit pohon
  • 🧱 Batu bata
  • 🪵 Kayu
  • 🥥 Kulit kelapa
  • 🏖️ Pasir

Ketika diraba, benda-benda tersebut terasa tidak licin dan permukaannya tidak rata.


3. Tekstur Halus

Tekstur halus adalah permukaan benda yang terasa lembut, rata, atau licin ketika disentuh.

Contoh benda yang memiliki tekstur halus:

  • ☁️ Kapas
  • 📄 Kertas
  • 🧵 Kain tertentu
  • 🥚 Kulit telur
  • 🪞 Kaca
  • 🧴 Permukaan botol plastik tertentu

Ketika diraba, benda-benda tersebut terasa lebih lembut, rata, atau licin.


4. Perbedaan Tekstur Kasar dan Halus

Tekstur KasarTekstur Halus
Permukaannya tidak rataPermukaannya rata atau lembut
Terasa kasar saat dirabaTerasa lembut atau licin saat diraba
Contoh: batuContoh: kertas
Contoh: kulit pohonContoh: kapas
Contoh: pasirContoh: kaca

5. Tekstur pada Karya Seni

Tekstur juga dapat ditemukan dalam karya seni rupa.

Seniman dapat menggunakan berbagai bahan untuk menghasilkan tekstur yang berbeda pada karya seni.

Contohnya:

  • Menempelkan pasir pada gambar untuk membuat tekstur kasar.
  • Menempelkan kapas untuk membuat tekstur lembut.
  • Menggunakan daun kering untuk memberikan tekstur tertentu.
  • Menggunakan kain untuk memberikan permukaan yang berbeda.

Dengan menggunakan berbagai tekstur, karya seni dapat menjadi lebih menarik dan memiliki keunikan.


6. Mengelompokkan Tekstur

Benda dapat dikelompokkan berdasarkan teksturnya.

🪨 Tekstur Kasar:
Batu, pasir, kulit pohon, batu bata, kayu.

☁️ Tekstur Halus:
Kapas, kertas, kaca, kain tertentu, kulit telur.

✨ Allah Swt. menciptakan berbagai benda dengan bentuk dan tekstur yang berbeda. Kita harus bersyukur atas keindahan dan keberagaman ciptaan Allah Swt.


Ø Asesmen/Post Test

A. Pilihan Ganda

1. Rani menyentuh sebuah batu. Permukaan batu terasa tidak rata dan berbintil. Tekstur batu adalah ....

A. halus
B. kasar
C. lembut
D. licin

2. Benda yang memiliki tekstur halus adalah ....

A. batu
B. pasir
C. kapas
D. kulit pohon

3. Tekstur adalah ....

A. warna suatu benda
B. bentuk suatu benda
C. sifat permukaan suatu benda
D. ukuran suatu benda

4. Saat menyentuh kulit pohon, tangan terasa ....

A. kasar
B. sangat licin
C. sangat lembut
D. rata sekali

5. Benda berikut yang memiliki tekstur halus adalah ....

A. batu bata
B. pasir
C. kertas
D. kulit kayu

6. Permukaan benda yang tidak rata biasanya memiliki tekstur ....

A. halus
B. kasar
C. lembut
D. licin

7. Contoh benda yang memiliki tekstur kasar adalah ....

A. kapas
B. kaca
C. batu
D. kertas

8. Contoh benda yang dapat digunakan untuk membuat tekstur halus pada karya seni adalah ....

A. kapas
B. pasir
C. batu
D. kulit pohon

9. Tekstur suatu benda dapat kita kenali dengan menggunakan indera ....

A. pendengaran
B. penciuman
C. peraba
D. pengecap

10. Kita harus menjaga benda yang digunakan saat membuat karya seni agar ....

A. cepat rusak
B. tetap bersih dan dapat digunakan dengan baik
C. dibuang setelah digunakan
D. menjadi kotor

B. Isian

1. Sifat permukaan suatu benda disebut ....

2. Batu memiliki tekstur ....

3. Kapas memiliki tekstur ....

4. Permukaan yang tidak rata biasanya terasa ....

5. Kita dapat merasakan tekstur menggunakan indera ....

6. Pasir merupakan contoh benda yang memiliki tekstur ....

7. Kertas pada umumnya memiliki permukaan yang ....

8. Kulit pohon memiliki tekstur ....

9. Tekstur dapat membuat karya seni menjadi lebih ....

10. Kita harus bersyukur kepada Allah Swt. atas berbagai ciptaan-Nya yang memiliki bentuk dan tekstur yang ....

Rabu, 7 Oktober 2026 - Matematika

  IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita, S.Pd. dan Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: Matematika

Hari/Tanggal: Rabu, 07 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Mater: Operasi pengurangan sampai 100

Pertemuan ke: 2

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mamp menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

 

Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu melakukan operasi pengurangan bilangan sampai 100 dengan menggunakan benda konkret, nilai tempat puluhan dan satuan, serta menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan, memperhatikan bilangan yang dikurangi, dan menghitung dengan teliti.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan pengurangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi jumlah pensil, buku, buah, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar pengurangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, berhitung bersama, dan tantangan pengurangan secara menyenangkan.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengurangan sebagai kegiatan mengambil atau mengurangi sejumlah benda.
  2. Mengurangi bilangan menggunakan benda konkret.
  3. Mengurangkan bilangan satuan dengan satuan.
  4. Mengurangkan bilangan puluhan dengan puluhan.
  5. Mengurangkan bilangan dua angka sampai 100.
  6. Memahami pengurangan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
  7. Menyelesaikan pengurangan tanpa meminjam.
  8. Mengenal pengurangan dengan meminjam secara sederhana.
  9. Menyelesaikan soal pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI: OPERASI PENJUMLAHAN SAMPAI 100

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kAssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.C! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah Swt. menciptakan berbagai benda dengan jumlah yang berbeda-beda. Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang jumlah benda kita berkurang karena digunakan atau diberikan kepada orang lain.

Coba bayangkan, Ibu mempunyai 35 pensil, kemudian 5 pensil diberikan kepada teman. Berapa pensil yang tersisa?

Nah, hari ini kita akan belajar operasi pengurangan sampai 100 dengan menggunakan benda konkret dan permainan angka agar belajar menjadi mudah dan menyenangkan. 🌟

 



A. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil atau mengurangi sebagian dari suatu jumlah.

Tanda pengurangan adalah: −

Tanda sama dengan adalah: =

Contoh:

5 − 2 = 3

Artinya, dari 5 benda diambil 2 benda, sehingga tersisa 3 benda.


B. Pengurangan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎🍎🍎 − 🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Jadi:

5 − 2 = 3

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️✏️✏️ − ✏️✏️ = ✏️✏️✏️✏️

Jadi:

6 − 2 = 4


C. Pengurangan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.

Contoh:

48 − 25

Bilangan 48 terdiri dari:

  • 4 puluhan = 40
  • 8 satuan = 8

Bilangan 25 terdiri dari:

  • 2 puluhan = 20
  • 5 satuan = 5

Kita kurangkan puluhan dan satuan.

40 − 20 = 20

8 − 5 = 3

Jadi:

48 − 25 = 23


D. Contoh Pengurangan Tanpa Meminjam

Contoh 1

46 − 23 = ...

Puluhan:

40 − 20 = 20

Satuan:

6 − 3 = 3

Jadi:

46 − 23 = 23

Contoh 2

57 − 24 = ...

Puluhan:

50 − 20 = 30

Satuan:

7 − 4 = 3

Jadi:

57 − 24 = 33


E. Pengurangan dengan Meminjam

Jika angka satuan yang dikurangi lebih besar daripada satuan pada bilangan yang dikurangi, kita dapat meminjam 1 puluhan.

Contoh:

42 − 15 = ...

Satuan:

2 tidak dapat dikurangi 5.

Kita pinjam 1 puluhan dari 4 puluhan.

4 puluhan menjadi 3 puluhan.

1 puluhan = 10 satuan.

Jadi:

12 − 5 = 7

Kemudian:

30 − 10 = 20

Jadi:

42 − 15 = 27

Contoh lainnya

53 − 28 = ...

Satuan:

3 tidak dapat dikurangi 8.

Pinjam 1 puluhan.

53 menjadi 4 puluhan dan 13 satuan.

13 − 8 = 5

40 − 20 = 20

Jadi:

53 − 28 = 25


F. Pengurangan Bersusun

Pengurangan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:

  47
− 25
----
  22

Langkah:

  1. Kurangkan satuan: 7 − 5 = 2.
  2. Kurangkan puluhan: 4 − 2 = 2.
  3. Jadi, 47 − 25 = 22.

Contoh dengan meminjam

  42
− 15
----
  27

Langkah:

  1. Satuan: 2 tidak dapat dikurangi 5.
  2. Pinjam 1 puluhan sehingga 2 menjadi 12.
  3. 12 − 5 = 7.
  4. Puluhan: 3 − 1 = 2.
  5. Jadi, 42 − 15 = 27.

G. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengurangan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1

Dina mempunyai 35 pensil.
Ia memberikan 12 pensil kepada temannya.

Berapa pensil Dina yang tersisa?

35 − 12 = 23

Jadi, pensil Dina yang tersisa adalah 23 pensil.

Contoh 2

Di perpustakaan terdapat 50 buku cerita.
Sebanyak 18 buku dipinjam siswa.

Berapa buku yang masih ada?

50 − 18 = 32

Jadi, buku yang masih ada adalah 32 buku.


🌟 INGAT!

Pengurangan = mengambil atau mengurangi.

Contoh:

20 − 5 = 15

Jika mengurangkan bilangan dua angka:

➡️ Perhatikan puluhan.
➡️ Perhatikan satuan.
➡️ Hitung dengan teliti.
➡️ Jika satuan tidak cukup dikurangi, lakukan peminjaman 1 puluhan.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

A. Hitunglah dengan tepat!

  1. 15 − 4 = ....
  2. 18 − 6 = ....
  3. 27 − 5 = ....
  4. 36 − 12 = ....
  5. 45 − 23 = ....
  6. 58 − 14 = ....
  7. 67 − 25 = ....
  8. 74 − 32 = ....
  9. 82 − 41 = ....
  10. 95 − 53 = ....

B. Pengurangan dengan Meminjam

  1. 32 − 15 = ....
  2. 41 − 26 = ....
  3. 53 − 28 = ....
  4. 62 − 37 = ....
  5. 71 − 45 = ....
  6. 84 − 29 = ....
  7. 90 − 46 = ....
  8. 73 − 38 = ....
  9. 65 − 27 = ....
  10. 92 − 57 = ....

Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi: