Nama Guru : Fitka Afrillita, S.Pd
Satuan Pendidikan : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung
Mata Pelajaran : Seni Rupa, Bahasa Indonesia dan Matematika
Kelas / Semester : 2D / I
Hari, Tanggal : Selasa, 21 Juli 2026
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, Ananda hebat kelas 2.D! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga Ananda semua sehat, bahagia, dan siap belajar dengan semangat. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum mulai belajar, yuk kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah. Semoga kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah Swt. ✨
Kemarin kita sudah belajar tentang unsur garis dalam seni rupa dan mengenal bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bahasa Indonesia tentang mengungkapkan perasaan. Hari ini kita masih dengan materi yang sama dengan kemarin terkait Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan rapi dan teliti, serta jangan malu untuk bertanya jika ada yang belum dimengerti. 🌈
Bu Guru yakin Ananda kelas 2.D adalah anak-anak yang rajin, semangat, dan hebat. Yuk, belajar dengan gembira agar ilmu yang kita dapatkan menjadi bermanfaat.
Selamat belajar, Ananda kelas 2.D! Tetap semangat, selalu berbuat baik, dan jadilah anak yang membanggakan orang tua, guru, dan agama. 🌟
📌 Metode dan Media ajar
- Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
- Media ajar : Video pembelajaran, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
- Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
- Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
- Seni Rupa: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP)
- Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
- Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100
- Seni Rupa: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
Bahasa Indonesia:
- Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
- Menyebutkan informasi pokok (siapa, apa, kapan, di mana) yang terdapat dalam percakapan.
- Menemukan kata atau kalimat yang menunjukkan perasaan tokoh dalam percakapan
- Mengenali dan menyebutkan jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut, bangga, malu) yang disampaikan dalam percakapan.
Matematika:
- Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 100 dengan benar
- Menghubungkan lambang bilangan dengan banyak benda sampai 100 secara tepat.
- emperkirakan banyak benda dan membandingkan hasil perkiraan dengan jumlah sebenarnya.
- Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100 menggunakan intuisi bilangan.
- Menentukan bilangan yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dalam berbagai situasi sederhana
Seni Rupa:
- Menyebutkan minimal 3 unsur rupa (misalnya titik, garis, bentuk, warna, atau tekstur) dengan benar.
- Mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar berdasarkan hasil pengamatan.
📌 Materi Bahasa Indonesia:
Menemukan Informasi Penting dari Percakapan
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk saling menyampaikan informasi, pendapat, atau perasaan.
Informasi penting adalah hal utama yang ingin disampaikan dalam percakapan. Saat mendengarkan percakapan, kita dapat menemukan:
1. Siapa yang berbicara?
2. Apa yang sedang dibicarakan?
3. Di mana percakapan terjadi?
4. Kapan peristiwa terjadi? (jika ada)
5. Bagaimana perasaan tokoh dalam percakapan?
Perasaan adalah sesuatu yang kita rasakan saat mengalami suatu kejadian. Setiap orang bisa memiliki perasaan yang berbeda.
Cara Menyampaikan Perasaan dengan Baik
- Berbicara dengan sopan.
- Mengatakan apa yang dirasakan dengan jujur.
- Mendengarkan teman saat berbicara.
- Meminta bantuan jika merasa sedih atau takut.
Hubungan Percakapan dengan Perasaan
Saat mendengarkan percakapan, kita dapat mengetahui perasaan tokoh melalui kata-kata dan ekspresi yang mereka sampaikan.
Contoh:
- "Aku sangat senang hari ini." → 😊 Senang
- "Aku sedih karena kehilangan buku." → 😢 Sedih
- "Aku takut gelap." → 😨 Takut
- "Aku bangga bisa membaca lancar." → 😌 Bangga
Asesmen:
📌 Materi Matematika:
A. Mengenal Intuisi Bilangan (Number Sense)
Intuisi bilangan (number sense) adalah kemampuan memahami makna suatu bilangan. Siswa tidak hanya mengenal angka, tetapi juga memahami bahwa angka menunjukkan banyaknya suatu benda.
Contoh:
1. Angka 15 berarti ada lima belas benda.
2. Angka 40 berarti ada empat puluh benda.
3. Angka 100 berarti ada seratus benda.
Bilangan digunakan untuk menghitung benda di sekitar kita, seperti buku, pensil, buah, atau teman di kelas.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari
- Di rak terdapat 28 buku.
- Di meja ada 15 pensil.
- Di halaman sekolah tumbuh 42 bunga.
Semakin besar bilangannya, semakin banyak jumlah bendanya.
B. Memperkirakan Banyak Benda
Memperkirakan adalah menebak jumlah benda yang mendekati jumlah sebenarnya tanpa menghitung satu per satu.
Saat memperkirakan, kita dapat melihat:
- ukuran kumpulan benda,
- banyak sedikitnya benda,
- kelompok benda yang terlihat.
Contoh:
🍎 Sekelompok apel tampak memenuhi satu keranjang kecil.
Perkiraan:
"Menurutku ada sekitar 20 apel."
Kemudian dihitung bersama.
Jumlah sebenarnya: 22 apel.
Artinya perkiraan sudah cukup dekat.
C. Menghubungkan Lambang Bilangan dengan Banyak Benda
Setiap lambang bilangan menunjukkan banyaknya benda.
Contoh:
⭐ 18 → ada 18 bintang.
🍎 25 → ada 25 apel.
📚 42 → ada 42 buku.
Semakin banyak bendanya, semakin besar bilangan yang digunakan.
Contoh
Jika terdapat:
🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤
Jumlah anak ayam = 8
Lambang bilangannya adalah 8.
D. Membandingkan Banyak Benda dan Bilangan
Membandingkan berarti menentukan mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.
Gunakan tanda:
- > = lebih besar dari
- < = lebih kecil dari
- = = sama dengan
Contoh 1
Kelompok A = 35 bola
Kelompok B = 42 bola
Karena 42 lebih banyak daripada 35, maka: 35 < 42
Contoh 2
Kelas A memiliki 28 siswa.
Kelas B memiliki 28 siswa.
Maka: 28 = 28
Contoh 3
Kotak merah berisi 67 pensil.
Kotak biru berisi 54 pensil.
Maka: 67 > 54
E. Menjelaskan Hasil Perkiraan
Setelah memperkirakan, siswa dapat menjelaskan alasan hasil perkiraannya dengan kalimat sederhana.
Contoh:
"Gelas ini saya perkirakan berisi sekitar 30 kelereng karena terlihat hampir penuh."
2. "Menurut saya ada sekitar 18 buku di meja karena saya melihat ada beberapa tumpukan buku."
3. "Saya memperkirakan ada sekitar 50 daun karena jumlahnya cukup banyak."
Tidak masalah jika hasil perkiraan berbeda sedikit dari jumlah sebenarnya. Yang penting dapat memberikan alasan yang masuk akal.
Asesmen:
📌 Materi Seni Rupa:
UNSUR RUPA TITIK DAN GARIS
“Pernahkah kalian memperhatikan benda-benda yang ada di kelas?”
“Menurut kalian, apa saja yang membuat setiap benda terlihat berbeda?”
“Dapatkah kalian menyebutkan warna, bentuk, atau garis yang kalian lihat pada benda tersebut?”
Apa itu Unsur Rupa?
Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Dengan unsur rupa, kita dapat menggambar berbagai benda di sekitar kita.
1. Titik (•)
Titik adalah unsur rupa yang paling kecil. Titik menjadi awal terbentuknya garis, bentuk, dan gambar.
Ciri-ciri Titik
1. Berukuran sangat kecil.
2. Tidak memiliki panjang dan lebar.
3. Dapat dibuat menggunakan pensil, spidol, atau cat.
Manfaat Titik
1. Membuat pola.
2. Menghias gambar.
3. Memberi tekstur pada karya seni.
4. Membentuk gambar jika dibuat dalam jumlah banyak.
2. Garis
Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan sehingga membentuk goresan yang memiliki arah dan panjang.
Ciri-ciri Garis
1. Memiliki panjang.
2. Memiliki arah.
3. Dapat lurus atau melengkung.
Macam-macam Garis
➡️ Garis Horizontal (Mendatar) ─────
- Memberi kesan tenang.
- Contoh: permukaan laut.
➡️ Garis Vertikal (Tegak) │
- Memberi kesan kuat dan tinggi.
- Contoh: batang pohon.
➡️ Garis Diagonal (Miring) /
- Memberi kesan bergerak.
- Contoh: jalan menanjak.
➡️ Garis Lengkung ∿
- Memberi kesan lembut.
- Contoh: pelangi.
➡️ Garis Zigzag ⚡
- Memberi kesan semangat atau tajam.
- Contoh: petir.
➡️ Garis Spiral 🌀
- Berputar membentuk lingkaran.
- Contoh: cangkang siput.
Kegunaan Garis
1. Membentuk gambar.
2. Membuat pola hias.
3. Menunjukkan arah.
4. Memberikan kesan pada karya seni.
Contoh Benda di Sekitar Kita
Unsur Rupa | Contoh |
Titik | Bintang, bintik hujan, biji semangka |
Garis Tegak | Tiang bendera, batang pohon |
Garis Mendatar | Meja, permukaan laut |
Garis Miring | Atap rumah |
Garis Lengkung | Pelangi, ombak |
Garis Zigzag | Petir |
📌 Refleksi Pembelajaran:










Tidak ada komentar:
Posting Komentar