About

Senin, 28 September 2026

Selasa, 29 September 2026 Pendidikan Pancasila

 IDENTITAS

Nama Guru: Fitka Afrillita, S.Pd. dan Riza Nafisah, S.Pd.

MataPembelajaran: Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal: Selasa, 29 September 2026

Fase/Kelas: A/II.D

Materi: Sumatif Harian

Pertemuan ke: -

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat mengidentifikasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.


Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak dan mengamati permasalahan sederhana yang terjadi dalam kehidupan keluarga dengan tertib.

Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan permasalahan yang terjadi di rumah dengan nilai-nilai Pancasila dan pengalaman sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui gambar, cerita sederhana, diskusi, permainan mencocokkan masalah dengan sila Pancasila, dan praktik mencari solusi.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

Mengidentifikasi permasalahan sederhana yang terjadi di lingkungan keluarga.

Menghubungkan permasalahan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila.

Menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Menjelaskan sikap yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan.

Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan 

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning

Metode: Tanya jawab, pengamatan, diskusi, demonstrasi, praktik, penugasan, dan refleksi.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, gambar kegiatan di lingkungan keluarga, kartu/gambar sila Pancasila, video pembelajaran.


Ø Apersepsi

ssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸


Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.D! 💖 Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.


Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah terlebih dahulu agar kegiatan belajar kita hari ini diberikan kemudahan dan keberkahan. 🤲✨


Anak-anak, coba ingat kegiatan yang kalian lakukan bersama keluarga di rumah. Pernahkah kalian membantu Ayah dan Bunda, berdoa bersama, berbagi dengan saudara, atau bekerja sama membersihkan rumah?

Perbuatan-perbuatan tersebut merupakan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Hari ini kita akan belajar tentang nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. Kita akan belajar mengenali perilaku yang sesuai dengan Pancasila dan menghubungkannya dengan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari di rumah.

Setelah belajar, ananda akan melakukan satu kegiatan sederhana untuk mempraktikkan nilai Pancasila bersama keluarga. 🌷


Rangkuman materi

A. Apa Itu Pancasila?

Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

Pancasila terdiri dari lima sila yang menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku.

Lima sila Pancasila terdapat pada lambang negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila.

Setiap sila memiliki:


Simbol

Bunyi sila

Makna

Contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari

B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

 

B. Simbol dan Bunyi Sila Pancasila

1. Sila Pertama

⭐ Simbol: Bintang

Bunyi sila:


Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna sederhana:


Kita percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati teman yang berbeda agama.


Contoh perilaku:


Berdoa sebelum belajar.

Melaksanakan ibadah.

Menghormati teman yang sedang beribadah.

Tidak mengganggu teman yang berbeda agama.

2. Sila Kedua

⛓️ Simbol: Rantai

Bunyi sila:


Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna sederhana:


Kita harus saling menyayangi, menghormati, dan memperlakukan orang lain dengan baik.


Contoh perilaku:


Menolong teman yang kesulitan.

Tidak mengejek teman.

Berbicara dengan sopan.

Menyayangi sesama.

3. Sila Ketiga

🌳 Simbol: Pohon Beringin

Bunyi sila:


Persatuan Indonesia

Makna sederhana:


Kita harus hidup rukun dan menjaga persatuan walaupun memiliki perbedaan.


Contoh perilaku:


Bermain bersama teman.

Tidak memilih-milih teman.

Bekerja sama saat piket.

Menjaga kerukunan di kelas.

4. Sila Keempat

🐂 Simbol: Kepala Banteng

Bunyi sila:


Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna sederhana:


Kita dapat menyelesaikan masalah bersama-sama melalui musyawarah.


Contoh perilaku:


Berdiskusi saat menentukan ketua kelompok.

Mendengarkan pendapat teman.

Tidak memaksakan kehendak.

Menghargai hasil musyawarah.

5. Sila Kelima

🌾 Simbol: Padi dan Kapas

Bunyi sila:


Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna sederhana:


Kita harus bersikap adil dan menghargai hak orang lain.


Contoh perilaku:


Berbagi dengan teman.

Tidak berebut.

Membagi tugas secara adil.

Menghormati hak teman.

D. Menghubungkan Sila dengan Perilaku Sehari-hari

Anak-anak, Pancasila tidak hanya dihafalkan. Nilai-nilai Pancasila harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.


Contohnya:

⭐ Berdoa sebelum belajar

➡️ Sesuai dengan sila ke-1.


⛓️ Menolong teman yang jatuh

➡️ Sesuai dengan sila ke-2.


🌳 Bekerja sama membersihkan kelas

➡️ Sesuai dengan sila ke-3.


🐂 Berdiskusi menentukan tugas kelompok

➡️ Sesuai dengan sila ke-4.


🌾 Berbagi makanan dengan teman

➡️ Sesuai dengan sila ke-5.


🌟 Ingat!

Pancasila terdiri dari lima sila.

⭐ Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa


⛓️ Rantai → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


🌳 Pohon Beringin → Persatuan Indonesia


🐂 Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan


🌾 Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


🇮🇩 Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.








Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga




Pancasila tidak hanya perlu dihafalkan, tetapi juga diterapkan ketika menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan keluarga, terkadang terdapat masalah sederhana, seperti berebut mainan, tidak mau membantu orang tua, bertengkar dengan saudara, atau tidak mau mendengarkan pendapat anggota keluarga.


Ketika menghadapi masalah, kita perlu menyelesaikannya dengan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.



⭐ 1. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-1

Ketuhanan Yang Maha Esa


Contoh masalah:


Adik mengganggu kakak yang sedang salat.

Ada anggota keluarga yang tidak mau berdoa sebelum makan.

Sikap yang tepat:


Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Mengingatkan dengan cara yang baik.

Membiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan.


⛓️ 2. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-2

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


Contoh masalah:


Kakak mengejek adiknya.

Adik berbicara kasar kepada Bunda.

Saudara tidak mau membantu ketika anggota keluarga membutuhkan bantuan.

Sikap yang tepat:


Berbicara dengan sopan.

Tidak mengejek atau menyakiti saudara.

Menyayangi dan membantu anggota keluarga.


🌳 3. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-3

Persatuan Indonesia


Contoh masalah:


Kakak dan adik bertengkar ketika bermain.

Anggota keluarga tidak mau bekerja sama membersihkan rumah.

Sikap yang tepat:


Hidup rukun dan saling menyayangi.

Mau bekerja sama.

Menyelesaikan masalah tanpa bertengkar.


🐂 4. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-4

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan


Contoh masalah:


Kakak dan adik berbeda pendapat saat memilih acara televisi.

Anggota keluarga ingin menentukan kegiatan yang berbeda.

Sikap yang tepat:


Mendengarkan pendapat orang lain.

Berdiskusi atau bermusyawarah.

Tidak memaksakan kehendak.

Menerima keputusan bersama.


🌾 5. Permasalahan yang Berkaitan dengan Sila ke-5

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Contoh masalah:


Kakak dan adik berebut makanan.

Tugas membersihkan rumah hanya diberikan kepada satu orang.

Saudara tidak mau berbagi.

Sikap yang tepat:


Mau berbagi.

Membagi tugas dengan adil.

Tidak berebut.

Menghargai hak anggota keluarga.


Ø Contoh Analisis Masalah

Masalah:

Dina dan adiknya berebut mainan. Mereka saling menarik mainan dan mulai bertengkar.


Pertanyaan:


Apa masalah yang terjadi?

Apakah sikap mereka sudah baik?

Nilai Pancasila apa yang seharusnya diterapkan?

Apa yang sebaiknya mereka lakukan?

Penyelesaian:

Dina dan adiknya sebaiknya tidak bertengkar dan mau bergantian menggunakan mainan. Mereka dapat menyelesaikan masalah dengan rukun dan adil.



Ø Soal Sumatif Harian:




Ø Kesimpulan dan refleksi:

 Refleksi Pembelajaran


Kehadiran Peserta Didik:

Jumlah peserta didik sebanyak 22 orang. Sebanyak 20 peserta didik hadir mengikuti pembelajaran, sedangkan 2 peserta didik tidak hadir karena sakit.


Kendala:

Dalam proses pembelajaran, beberapa peserta didik masih membutuhkan bimbingan dalam menghubungkan permasalahan sederhana di lingkungan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, beberapa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menentukan sila Pancasila yang sesuai dengan permasalahan serta menentukan sikap yang tepat untuk menyelesaikan masalah.


Tindak Lanjut:

Guru memberikan penjelasan dan pembahasan kembali mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga. Peserta didik juga diberikan latihan tambahan berupa mengidentifikasi permasalahan sederhana, menentukan sila Pancasila yang sesuai, serta menentukan cara menyelesaikan masalah dengan sikap yang baik, seperti saling membantu, bekerja sama, bermusyawarah, berbagi, dan hidup rukun.


Capaian Tujuan Pembelajaran:

Sebagian besar peserta didik sudah mampu mengenali permasalahan sederhana di lingkungan keluarga, menghubungkannya dengan nilai-nilai Pancasila, serta menentukan sikap yang sesuai dalam menyelesaikan permasalahan. Peserta didik yang masih mengalami kesulitan diberikan pendampingan dan latihan secara bertahap agar dapat memahami materi dan mencapai tujuan pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar